Greysia / Nitya dan Hendra / Ahsan Bertemu Lawan Berat di 4 Besar

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 12 Des 2015, 11:36 WIB
Lawan berat akan dihadapi dua pasangan Indonesia pada semifinal BWF World Super Series Finals 2015 di Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (12/12/2015). (PBSI)

Bola.com, Dubai - Lawan berat akan dihadapi dua ganda Indonesia, Greysia Polii/Nitya Khrishinda Maheswari dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, pada semifinal BWF World Super Series Finals 2015 di Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (12/12/2015).

Advertisement

Greysia/Nitya akan berhadapan dengan pasangan asal Denmark, Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen. Ini ibarat tanding ulang bagi kedua pasangan yang bertemu pada laga terakhir penyisihan grup B, Jumat (11/12/2015).

Saat itu, Greysia/Nitya bisa menang dua gim langsung, 21-13 dan 21-17. Kemenangan itu semakin menunjukkan juara Asian Games 2015 tersebut lebih perkasa ketimbang Juhl/Pedersen. Dalam enam laga yang sudah dilakoni, Greysia/Nitya menang lima kali atas pasangan peringkat 4 BWF tersebut.

"Yang jelas kami akan bermain sebaik mungkin, lebih fokus dan lebih siap lagi. Sudah sampai di sini, sudah tidak bisa pilih lawan, apalagi lawan semuanya sulit. Jadi lebih baik mempersiapkan diri saja ketimbang memikirkan siapa lawan," kata Nitya, seperti dikutip situs resmi PBSI.

Di semifinal ganda putra, Hendra/Ahsan juga bertemu lawan berat. Mereka kembali menantang pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong.

Kedua pasangan sudah bertemu sebanyak 11 kali. Lee/Yoo unggul telak dari pasangan Indonesia tersebut dengan skor 7-4. Teranyar, mereka mengalahkan Hendra/Ahsan di babak penyisihan grup dengan skor 21-19 dan 21-10.

Lawan relatif mudah justru akan dihadapi ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto. Praveen/Debby akan berhadapan dengan Chris Adcock/Gabrielle Adcock dari Inggris. Tiga kali berhadapan dengan Chris/Gabrielle, Praveen/Debby tercatat belum pernah menang.

Terakhir mereka berhadapan di Denmark Open Super Series Premier 2015. Saat itu, Praveen/Debby kalah 8-21 dan 12-21.

Adcock Bersaudara ini memang patut diwaspadai. Kegagalan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menembus semifinal juga disebabkan pasangan Inggris tersebut. Ganda campuran nomor satu Indonesia itu dibuat bertekuk lutut di babak penyisihan grup dengan skor 21-17, 11-21, 22-24.