Dikalahkan Kerber, Serena Williams Beri Pelukan Hangat

oleh Bola diperbarui 30 Jan 2016, 20:50 WIB
Serena Williams memberi pelukan hangat kepada Angelique Kerber usai laga final Australia Terbuka 2016. (REUTERS/Jason Reed)

Bola.com, Melbourne - Unggulan pertama, Serena Williams gagal menjadi gelar juara di turnamen Australia Terbuka. Ambisinya untuk menyamai rekor 22 gelar grand slam milik petenis legendaris Jerman, Steffi Graf, terpaksa tertunda.

Pada partai final yang dihelat di Rod Laver Arena, Sabtu (30/1/2015), Serena harus mengakui kehebatan petenis asal Jerman, Angelique Kerber, dengan kedudukan akhir 4-6, 6-3, 4-6.

Advertisement

Kendati kalah, Serena menunjukkan rasa sportivitas yang tinggi. Usai pukulan volley-nya keluar dan Kerber dipastikan menjadi pemenang, Serena langsung menghampiri sang juara baru grand slam. Ia memberi ucapan selamat dengan pelukan hangat kepada Kerber.

"Anda benar-benar layak menjadi juara hari ini. Anda memainkan permainan terbaik sepanjang turnamen. Saya sangat senang dengan keberhasilan Anda, saya harap Anda menikmati momen terbaik ini," ucap Serena kepada Kerber, seperti dilansir Fox Sports.

Bagi Serena kesempatan ini adalah kedua kalinya ia gagal meraih gelar di dua turnamen grand slam beruntun. Sebelumnya, pada ajang AS Terbuka 2015, petenis berusia 34 tahun itu hanya tampil sebagai runner-up saat dikalahkan Flavia Pennetta.

Kegagalannya itu menjadi antiklimaks bagi karier Serena Williams di sepanjang musim lalu, dimana ia sebelumnya tampil sebagai kampiun di Australia Terbuka, Prancis Terbuka, dan Wimbledon. Satu-satunya gelar yang lepas itu membuat Serena Williams gagal membukukan calendar slam.