Digoda Semen Padang, Agung dan Riko Tinggalkan Surabaya United

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 01 Feb 2016, 19:45 WIB
Agung Prasetyo, pemain baru pertama yang direkrut Surabaya United di awal 2016. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Surabaya - Dua pemain asal Medan yang sempat singgah di Surabaya United, Agung Prasetyo dan Riko Simanjuntak, dipastikan batal bergabung dengan Surabaya United. Pasalnya, keduanya mendapat tawaran lebih tinggi dari Semen Padang.

Hal itu diungkapkan kedua pemain tersebut ketika bertemu dengan pelatih Ibnu Grahan dan manajer operasional Surabaya United, Rahmad Sumanjaya, beberapa waktu lalu.

Agung dan Riko mengungkapkan mereka akan memilih tetap di Surabaya United bila besaran gaji serta uang muka yang diterima sama seperti yang ditawarkan Semen Padang pada mereka.

Seperti yang diungkapkan keduanya dalam pertemuan tersebut, mereka akan menerima gaji 75 persen dari total kontrak yang besarannya lebih tinggi dari penawaran Surabaya United. Sementara manajemen Surabaya United hanya sanggup memberi gaji Rp 10 juta pada Agung dan Riko selama kompetisi belum diputar. Besaran itu akan meningkat jika kompetisi berjalan.

Advertisement

Namun, kedua pemain tersebut menolak. Mereka menuntut minimal besaran kontrak dan gaji sama dengan iming-iming yang diberikan Semen Padang. Hasilnya, tidak ada kesepakatan antara manajemen Surabaya United dengan Agung dan Riko.

"Mau bagaimana lagi, Semen Padang bisa memberikan gaji lebih besar kepada mereka. Kami tidak bisa menahan mereka lebih lama," ujar Rahmad.

Lepasnya Agung dan Riko ke klub lain disayangkan tim pelatih karena kedua pemain muda ini memiliki kemampuan di atas rata-rata. Dalam dua kali uji coba terakhir, keduanya juga tampil baik. Bahkan Riko kerap menunjukkan aksi-aksi individu yang membuat lawan keteteran.

Meski begitu, Ibnu Grahan mengaku tidak risau karena Surabaya United masih memiliki beberapa pemain yang bisa menggantikan peran Riko dan Agung. Semisal di posisi penyerang sayap kanan, Surabaya United masih memiliki Fandi Eko Utomo sedangkan di stoper ada Sahrul Kurniawan dan Firli Apriansyah. Keduanya bisa mengisi pos yang sempat digadang-gadang akan diisi Agung.

"Tidak masalah, kami bisa cari pemain lain atau mengoptimalkan pemain yang ada. Kami memang butuh tambahan pemain untuk melapisi skuat yang ada sekarang, tapi itu bisa dicari sambil jalan," ujar Ibnu.

Hingga Senin (1/2/2016), Agung dan Riko sudah berada di Surabaya selama lebih dari dua pekan. Namun, pada hari ini pula keduanya telah meninggalkan Surabaya United menuju Semen Padang

Berita Terkait