Camargo Sebut Persija Masuk Grup Sulit di Piala Bhayangkara 2016

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 09 Mar 2016, 07:30 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Paulo Camargo fokus membenahi fisik tim asuhannya selama pemusatan latihan di Yogyakarta. (Bola.com/Romi Syahputra)

Bola.com, Yogyakarta - Persija Jakarta tergabung di grup B Piala Bhayangkara 17 Maret-3 April 2016. Skuat Macan Kemayoran akan menghadapi Bali United, Arema Cronus, Persipura Jayapura dan PS Polri. Pelatih Paolo Camargo antusias melihat calon lawan, namun juga menganggap sebagai grup berat.

''Lawan memiliki kualitas di atas kami seperti Arema dan Persipura. Belum lagi PS Polri yang juga mendatangkan banyak bintang serta Bali United dengan dukungan penonton. Jadi memang cukup berat,'' kata Camargo.

Untuk itu, juru taktik asal Brasil itu akan memaksimalkan waktu yang ada untuk meramu tim kebanggaan the Jakmania tersebut. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah pengembalian kondisi fisik Ismed Sofyan.

Advertisement

 

Maklum, meski pernah terjun di ajang Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman, stamina awak skuat Persija dinilai Camargo tak dalam kondisi prima. Selain tim baru saja berlatih intensif, terhentinya kompetisi juga menjadi alasan.

Pasalnya, sebagian pemain terkendala cedera mulai kiper Andritany Ardiansyah, bek sayap Vava Mario Yagalo, gelandang Ramdani Lestaluhu, serta striker Rahmad Afandi.

''Saya harus menyiapkan tim ini dari awal dan butuh waktu. Namun saya berusaha keras membentuk tim ini sesolid mungkin karena target di turnamen nanti adalah juara,'' tutur mantan pelatih Persibo Bojonegoro tersebut.

Paolo menambahkan, traning center (TC) di Yogyakarta selain menggelar seleksi pemain juga merancang uji coba. Hal tersebut dilakukan agar para pemain bisa merasakan atmosfer ketika bertanding di luar Jakarta. Rencananya, Persija akan menjajal Pra-PON DIY di lapangan UNY, Rabu (9/3/2016).

Tak hanya uji coba, juru taktik berpaspor Brasil itu juga akan memanfaatkannya untuk mencari pemain tambahan. Dalam skemanya, Persija akan berkekuatan sekitar 26 sampai 29 pemain dan saat ini di timnya masih diisi 23 pemain. 

Setidaknya pemain yang masih dicari untuk posisi striker, gelandang, dan pemain bertahan yang masing-masing satu orang. ''Pematangan strategi juga menjadi target utama selama uji coba,'' katanya.