Gresik United Tenang, Persela-Surabaya United Kebut Persiapan ISC

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 14 Mar 2016, 07:00 WIB
Berbeda dengan Persela dan Surabaya United, Gresik United memilih menunggu sinyal terang terkait penyelenggaraan ISC A 2016. (Bola.com/Samsul Hadi)

Bola.com, Surabaya - Seusai membubarkan timnya, belum ada tanda-tanda Gresik United kembali menggeliat. Manajemen tim berjulukan Laskar Joko Samudro itu masih menunggu perkembangan kabar dari operator turnamen ISC A. Mereka tak mau berspekulasi sebelum ada sinyal terang terkait turnamen yang rencananya akan diputar mulai April 2016.

Manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono, mengungkapkan situasi seperti ini meyulitkan klub-klub mencari sponsor. Padahal kebutuhan dana operasional selama semusim tidak sedikit.

Dari estimasi Bagoes, minimal manajemen harus menyediakan dana sebesar Rp 15 miliar. "Lantas dana dari mana kalau sebesar itu? Kami harus punya rencana matang agar tak kesulitan di kemudian hari," ujarnya.

Manajemen Gresik United sangat berhati-hati dalam mengambil langkah. Mereka mereka tak mau upaya yang dilakukan terbuang percuma jika ternyata ISC A 2016 tidak bisa berjalan sesuai keinginan klub-klub ISL. Apalagi, meski berada di kawasan industri, Gresik United selama ini kesulitan mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan besar di Kota Pudak

.Sejauh ini pasokan dana terbesar berasal dari dana pribadi pengurus dan beberapa donatur yang memiliki kepedulian terhadap Gresik United. Kalau pun ada sponsor, besaran yang dikucurkan tak terlalu signifikan.

Hal itulah yang membuat manajemen Gresik United tak mau latah menggelar persiapan kendati mayoritas klub ISL sudah bersiap-siap menyongsong turnamen garapan PT Gelora Trisula Semesta itu.

Kendati begitu, manajemen Laskar Joko Samudro tak lantas berdiam diri. Mereka saat ini terus menjalin komunikasi dengan calon pelatih serta pemain yang mereka bidik. Dengan asumsi, bila ada kabar positif sepak bola Indonesia, khususnya ISC A, mereka tak membutuhkan waktu lama untuk membentuk tim dan menggelar persiapan.

Advertisement

Hal berbeda dilakukan Persela Lamongan dan Surabaya United. Dua klub itu memacu persiapan mereka jelang ISC A dan tetap eksis kendati kondisi sepak bola nasional masih kabur. Bahkan Persela dipastikan bakal cuci gudang besar-besaran menyusul kedatangan pemain baru baik lokal maupun asing.

Seperti diketahui, tim berjulukan Laskar Jaka Tingkir itu akan menggelar seleksi pemain asing mulai Senin (14/3/2016) hingga 16 Maret nanti. Ada sekitar 9-10 legiun impor yang akan mengadu nasib di klub ini. Sementara pemain lokal yang masuk juga tak sedikit.

Namun, asisten pelatih Persela, Didik Ludianto, enggan menyebutkan berapa pemain lokal baru yang akan mereka datangkan. Sebab, masih ada kemungkinan pemain lokal anyar itu tidak datang. "Mereka sudah konfirmasi. Bahkan Minggu (13/3/2016) pagi sudah ada yang datang, sebagian lagi tiba pada malam hari," jelas Didik.

Untuk Surabaya United, saat ini mereka masih mempertahankan skuat yang ada. Dengan materi yang sama pula, mereka akan memulai latihan lagi pada Kamis (17/3/2016). Pada Jumat (18/3/2016), manajemen serta jajaran pelatih akan menggelar rapat evaluasi total guna membahas apa saja yang dibutuhkan tim ini agar tampil lebih solid di ISC A 2016.

"Kami akan sodorkan hasil evaluasi pelatih kepada CEO (Gede Widiade). Nanti dibahas lebih lanjut, kemungkinan kami akan mengusulkan rekrutmen pemain baru ke manajemen. Soal apa tanggapan manajemen, itu terserah mereka,” ujar Ibnu Grahan, pelatih Surabaya United.