Kejuaraan Asia 2016: Tontowi / Liliyana Target Pertahankan Gelar

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 26 Apr 2016, 08:45 WIB
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, bertekad mengulangi capaian musim lalu dengan menjuarai Kejuaraan Asia 2016 di Wuhan, China, pekan ini. (PBSI)

Bola.com, Wuhan - Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bertekad mempertahankan gelar juara di Kejuaraan Asia 2016, yang digelar di Wuhan, China, Selasa (26/4/2016) hingga Minggu (1/5/2016).

Demi melancarkan misi itu, pasangan yang baru saja menjuarai Malaysia Terbuka 2016 tersebut tak mau lengah atau meremehkan lawan. “Tahun lalu kami bisa juara. Mudah-mudahan kami bisa mengulang seperti hasil tahun lalu,” kata Liliyana, seperti dilansir situs PBSI, Senin (25/4/2016).

Advertisement

“Tapi lawan juga semakin merata. Kami tak boleh lengah di babak awal, saat melihat lawan masih mudah atau apa. Sekarang semua bisa terjadi. Apalagi teknologi juga semakin canggih. Semua permainan kami bisa dipelajari. Yang membedakan mungkin bisa dibilang hanya pengalaman dan mental di lapangan,” ungkap pebulutangkis yang akrab disapa Butet itu.

Pada babak pertama Kejuaraan Asia 2016, Tontowi/Liliyana, berhak melaju tanpa keringat setelah mendapatkan bye. Di babak dua, mereka kemungkinan akan berhadapan dengan pasangan Xu Chen/Ma Jin dari China. Xu/Ma diprediksi bisa menang mudah atas lawan pertamanya asal Kazakhstan, Artur Niyazov/Veronika Sorokina.

Tontowi/Liliyana sudah sering berhadapan dengan Xu/Ma, namun pasangan lawan lebih banyak menang. Owi/Butet hanya mengantongi 8 kemenangan dari 18 pertandingan. Pasangan Indonesia ini punya catatan positif di dua pertemuan terakhir. Mereka menang straight game di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2015 dan Prancis Terbuka 2014.

“Babak pertama kami dapat bye, sebenarnya ada untung dan ruginya. Kami jadi tidak bisa mencoba lapangan, sementara di babak dua sudah ketemu Xu Chen/Ma Jin. Walaupun terakhir bertemu kami menang, performa mereka di dua turnamen belakangan bisa dibilang cukup bagus. Jadi kami dari awal sudah harus siap,” jelas Liliyana.