Asri Akbar Buka Kartu Jafri Sastra di Mitra Kukar

oleh Nandang Permana diperbarui 23 Agu 2016, 15:30 WIB
Asri Akbar mengaku banyak perubahan di tim Mitra Kukar yang dilakukan Jafri Sastra. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun).

Bola.com, Tenggarong - Pemain andalan Mitra Kukar, Asri Akbar, menyebut kehadiran Jafri Sastra memompa semangat para pemain. Pendekatan yang dilakukan pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat, terhadap para pemain memunculkan kenyamanan. Mereka dengan mudah memahami keinginan sang mentor.

Advertisement

Dari tiga pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo yang telah dilakoni bersama Jafri Sastra, Mitra Kukar membukukan dua kali seri dan satau kali kemenangan. Terakhir, Tim Naga Mekes mereka sukses mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 pada Senin (22/8/2016). Hasil positif ini memutus rangkaian hasil kurang memuaskan di sembilan laga sebelumnya.

"Kehadiran Coach Jafri Sastra amat berdampak besar bagi tim. Kami seluruh pemain seperti merasa bersemangat untuk bangkit dari keterpurukan. Kemenangan yang sudah lama dinanti dan kami raih saat melawan Semen Padang. Rasa percaya diri kami mencuat lagi," Kata Asri Akbar kepada Bola.com, Selasa (23/8/2016).

Menurut jangkar yang sebelumnya membela Sriwijaya FC tersebut, gaya melatih Jafri mudah difahami. Sebagian besar pemain dengan mudah mengaplikasikannya ke lapangan.

Sosok Jafri bukan orang baru bagi kubu Naga Mekes, karena awal tahun ini ia membawa tim tersebut juara Piala Jenderal Sudirman.

Uniknya ia kembali ke Mitra Kukar setelah meraih rangkaian hasil buruk bersama Persipura Jayapura di pentas TSC 2016. Pelatih yang sukses mempersembahkan gelar juara Indonesia Premier League 2012, bisa dibilang gagal total di Tim Mutiara Hitam. Akan tetapi keberuntungannya pun berubah begitu mendarat ke Tenggarong, menggantikan Subangkit.

"Adaptasi Coach Jafri mulus di Mitra Kukar karena sebagian besar pemain yang ada merupakan pemain pilihannya," ungkap Asri Akbar.

Walau mulai terlihat bangkit, Asri berharap rekan-rekannya tidak besar kepala. Ia menilai perjuangan masih panjang. Pada putaran kedua TSC 2016 nanti Mitra Kukar harus melakoni belasan pertandingan yang tidaklah mudah.

Menurut pandangan Asri Akbar, penting bagi semua pemain menjaga stabilitas permainan agar Mitra Kukar bisa sebanyak mungkin meraih hasil positif menebus hasil-hasil buruk pada paruh pertama kompetisi. 

"Intinya kami harus kerja keras. Saya sendiri bertekad untuk memberikan yang terbaik dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi tim di setiap pertandingan," ucap gelandang bertahan kelahiran Gowa, Sulawesi Selatan, 29 Januari 1984 itu.