Arema Pindah ke Gajayana demi Akhiri Paceklik Kemenangan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 23 Mei 2017, 20:02 WIB
Arema FC gagal meraih kemenangan dalam tiga laga beruntun di Liga 1 2017. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema FC mencoba bangkit dari kekalahan telak 0-4 dari Persela Lamongan pada pekan ketujuh Liga 1 2017, 21 Mei lalu. Manajemen pun ikut turun tangan untuk membuat Ahmad Alfarizi dkk. bisa memetik kemenangan setelah gagal menang dalam tiga laga beruntun.

Salah satu caranya adalah memindahkan laga kandang melawan Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Malang, 28 Mei 2017. Tujuannya agar Aremania bisa memberikan dukungan penuh karena laga digelar pukul 20.30 WIB sepanjang bulan Ramadan.

"Arema sudah mengajukan permohonan memakai Stadion Gajayana saat melawan Mitra Kukar. Ke depan bisa jadi selama Ramadan akan memakai Stadion Gajayana," kata Syaikudin, Kepala UPTD Stadion Gajayana Malang.

Advertisement

Stadion yang lokasinya berada di pusat kota Malang itu juga sudah lolos verifikasi operator Liga 1 2017 karena digunakan sebagai kandang sementara Persiba Balikpapan. Sedangkan tim lain seperti Arema Indonesia dan Persema 1953 yang juga bermarkas di stadion itu kebetulan sedang libur, mengingat kompetisi Liga 3 yang diikuti kedua tim itu dihentikan selama Ramadan.

"Kami sudah mengajukan pemakaian Stadion Gajayana sejak beberapa waktu lalu karena pertandingan saat Ramadan larut malam. Tim juga ingin merasakan dukungan penuh dari Aremania," kata Ruddy Widodo, General Manager Arema.

Antusiasme Aremania mendukung tim Singo Edan memang mengalami penurunan karena selama menjalani tiga pertandingan kandang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, paling banyak hanya 14 ribu penonton. Padahal kapasitan stadion itu mencapai 38 ribu penonton.

Sebenarnya bukan kali ini saja Arema pindah kandang. Dalam TSC A 2016 lalu, Arema pernah memakai Stadion Gajayana untuk tiga pertandingan. Tujuannya untuk mendapatkan dukungan Aremania lebih banyak, mengingat lokasinya di tengah kota dan aksesnya lebih dekat.