Jika Catalan Merdeka, Barcelona Keluar dari La Liga

oleh Tyo Harsono diperbarui 09 Sep 2017, 16:02 WIB
Sejumlah pendukung Barcelona mengibarkan bendera pro kemerdekaan negara Catalonia pada laga Liga Champions melawan Leverkusen di Stadion Camp Nou, Spanyol, Rabu (30/9/2015). (AFP Photo/Lluis Gene)

Bola.com, Madrid - Presiden LFP, Javier Tebas, mengatakan Barcelona sulit untuk tetap diizinkan berlaga di La Liga jika Catalan merdeka. Menurut Tebas, Blaugrana akan menjadi pihak yang merugi jika skenario itu terjadi.

Advertisement

Wilayah Catalan sejak lama ingin memisahkan diri dari pemerintahan Spanyol. Beberapa waktu lalu, para pemimpin daerah Catalan mengumumkan referendum kemerdekaan yang akan digelar pada 1 Oktober 2017.

Akan tetapi, pemerintah pusat tidak ingin Katalunya merdeka. Situasi tersebut membuat hubungan antara Pemerintah Spanyol dan Katalunya memanas.

Kondisi itu berimbas pada Barcelona karena terancam dicoret dari keikutsertaan La Liga. Selain Barcelona, klub-klub lain asal Catalan akan mendapat perlakuan yang sama.

"Sulit untuk mengizinkan Barcelona, Espanyol, dan Girona tampil di La Liga. Menurut saya, mereka akan membuat Liga Catalan yang tidak lebih baik dari Liga Belanda atau sejenisnya," ujar Tebas seperti dilansir ESPN.

"Saya mengkhawatirkan masa depan Barcelona jika Catalan merdeka. Mereka tidak akan mendapatkan pendapatan seperti di La Liga dan tidak lagi menjadi kesebelasan top Eropa."

"Saya terkejut dengan komentar yang menyatakan Barcelona dapat memilih bermain di liga mana pun di Eropa. Hal itu tidak mudah karena Dewan Legislatif Spanyol harus menyetujuinya," kata Tebas.

Sumber: ESPN

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait