Gabung Timnas Indonesia U-23, Alberto Goncalves Dapat Suntikan Motivasi

oleh Riskha Prasetya diperbarui 22 Jun 2018, 23:15 WIB
Striker Timnas Indonesia, Alberto Goncalves, saat melawan Thailand pada laga persahabatan di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu, (03/6/2018). Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Striker gaek Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, mengaku menikmati aktivitasnya bergabung bersama Timnas Indonesia U-23 proyeksi Asian Games 2018. Kendati, secara usia, ia jauh di atas Febri Hariyadi dkk.

Sebagai pemain paling senior di Timnas Indonesia U-23 saat ini, Beto mengungkapkan dirinya justru merasa mendapat suntikan motivasi ekstra saat berlatih bersama Septian David Maulana cs.

"Soal fisik rasanya tidak masalah karena selama libur Lebaran lalu saya tetap berlatih bersama pemain asing dan Brasil lainnya yang bermain di Indonesia," kata Beto.

Pemain yang belum lama dinaturalisasi menjadi WNI ini menyatakan dirinya sangat terpacu mengimbangi fisik pemain lain di Timnas U-23.

"Mereka semua berlatih dengan semangat sekali dan itu bagus buat tim. Saya menjadi terpacu setiap harinya untuk terus meningkatkan kemampuan. Tapi, semua yang mengenal saya pasti tahu, di klub selama ini saya selalu memberikan 100 persen, apalagi bermain untuk timnas yang merupakan kebanggaan dan prestasi terbesar bagi pesepak bola," ujar striker 37 tahun itu.

Advertisement

Ayah dari tiga anak ini pun menyebut sudah mulai memahami keinginan pelatih Timnas Indonesia U-23, Luis Milla, terkait taktik di lapangan. "Setelah kehilangan bola, pelatih ingin cepat untuk melakukan serangan balik dan itu sangat menbutuhkan fisik yang prima," ungkapnya.

Terkait sesi latihan, Beto juga memberikan adanya sedikit perbedaan dibandingkan sebelumnya. "Di timnas bersama Luis Milla, kebanyakan sesi latihan hanya berlangsung satu jam saja, namun dalam intensitas yang tinggi," bebernya.

Meski saat ini gabung Timnas Indonesia U-23, Beto menegaskan dirinya tetap memantau perkembangan Sriwijaya FC dan berkomunikasi dengan rekan-rekannya maupun jajaran pelatih.

"Zulfiandi sempat mengatakan tanggal 25 Juni ada pertandingan di Piala Indonesia, namun ternyata salah karena baru akan dimainkan Juli nanti. Memang jadwal akan semakin padat, namun SFC punya banyak pemain berkualitas yang bisa dirotasi dengan baik," ucap Beto.