Sepak Takraw Asian Games: Takluk dari Malaysia, Tim Putra Indonesia Raih Perunggu

oleh Luthfie Febrianto diperbarui 21 Agu 2018, 19:46 WIB
Tim sepak takraw Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia pada pada semifinal tim beregu Asian Games 2018. (Liputan6.com/Luthfie Febrianto)

Palembang - Timnas sepak takraw putra Indonesia terpaksa puas dengan raihan perunggu setelah gagal melangkah ke final beregu Asian Games 2018. Tim Merah Putih kalah dari timnas Malaysia pada pertandingan di Ranau Hall, Palembang, Selasa (21/8/2018).

Timnas putra Indonesia kalah di set pertama dari tim Malaysia. Ini membuat regu kedua Indonesia mau tak mau harus menang untuk menjaga peluang lolos.

Advertisement

Regu kedua diisi Prasetyo Victoria Eka, Pago Hendra, dan Saiful Rijal. Pada gim pertama, mereka berhasil menang 21-16 atas Malaysia.

Sayangnya, mereka gagal mempertahankan ritme di gim kedua. Hendra cs kalah 18-21 dari tim Malaysia.

Pertandingan sendiri berjalan cukup panas. Baik Indonesia dan Malaysia sama-sama sering protes atas keputusan wasit.

Di gim penentuan, tim Indonesia dipaksa terus mengejar ketinggalan. Mereka sempat menipiskan ketinggalan namun akhirnya menyerah.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di sini.

2 dari 3 halaman

Belum Rezeki

Kapten timnas takraw Indonesia, Saipul Herson menilai kekalahan ini disebabkan faktor keberuntungan. "Ini kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Kurang beruntung saja," ujar Herson.

Herson sendiri tidak bermain dalam pertandingan ini. Herson absen lantaran ditaruh di regu ketiga pada pertandingan melawan Malaysia.

"Padahal saya sudah sangat ingin main di regu pertama," kata Herson.

 

3 dari 3 halaman

Bukan Prioritas

Di sisi lain, Asisten Pelatih timnas takraw, Abdul Gani juga enggan kecewa berlebihan. Menurutnya, nomor tim beregu memang bukan prioritas untuk meraih medali.

"Insyaallah masih ada peluang di dua nomor target kita yakni beregu sama quadrant," ujar Gani.

"Kita prioritaskan quadrant karena memang itu yang diberi porsi latihan lebih banyak selama pelatnas," kata Gani mengakhiri.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: