Jafri Sastra Gantikan Vincenzo Alberto Annese Sebagai Pelatih PSIS

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 23 Agu 2018, 13:00 WIB
Jafri Sastra saat dikenalkan sebagai pelatih baru PSIS, Kamis (23/8/2018). (Bola.com/Ronald Seger Prabowo)

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang menggelar evaluasi di jeda kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Manajemen tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu resmi mendepak pelatih asal Italia, Vincenzo Alberto Annese.

Sebagai gantinya, PSIS menunjuk Jafri Sastra sebagai nakhoda baru untuk mengarungi sisa kompetisi musim ini. Pelatih berusia 53 tahun itu diperkenalkan resmi kepada awak media di Mes PSIS, Kamis (23/8/2018).

Kehadiran Jafri satu paket dengan Budi Kurnia sebagai pelatih fisik. Keduanya sebelumnya membesut Persis Solo di kompetisi Liga 2.

"Coach Jafri sudah memilki pengalaman melatih klub Liga 1 mulai Mitra Kukar, Semen Padang, dan Persipura Jayapura. Ini yang menjadi pertimbangan kami memilih beliau," ungkap CEO PSIS, Yoyok Sukawi.

Advertisement

Yoyok menjelaskan, keputusan pergantian pelatih berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan manajemen. Performa PSIS bersama Vincenzo Annese dinilai jauh dari kata memuaskan dan tidak mengalami perbaikan hingga pekan ke-20.

Terbukti, tim kebanggaan masyarakat Kota Lunpia itu masih terjerembab di zona degradasi atau posisi ke-17 klasemen sementara.

"Kami butuh penyegaran di tubuh tim supaya ada semangat dan kekuatan baru untuk mengarungi lanjutan kompetisi. Kami yakin dengan kualitas dan pengalaman coach Jafri," lanjut Yoyok.

Lantas, target apa yang diberikan ke mantan pelatih Persis itu? Yoyok menyebut pelatih asal Padang itu hanya dibebani target membawa PSIS lolos dari degradasi.

"Kami tidak muluk, yang penting bisa memaksimalkan setiap pertandingan dan lolos degradasi. Kami optimistis karena coach Jafri dikenal dekat dengan pemain dan pintar dalam melatih," kata Yoyok.