PSG Enggan Remehkan Kekuatan Liverpool

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 14 Sep 2018, 10:55 WIB
Para pemain Paris Saint-Germain (PSG) sudah siap menghadapi Liverpool, pekan depan. (AFP/Roslan Rahman)

Jakarta - Lima hari lagi, Paris Saint-Germain (PSG) akan menantang Liverpool,di Stadion Anfield, pada matchday pertama Grup C Liga Champions 2018-2019. Bek PSG, Dani Alves meminta rekan setimnya tidak meremehkan Liverpool.

Saat ini, PSG berada di puncak klasemen sementara Ligue 1 Prancis dengan catatan sempurna, yakni empat kemenangan di laga awal. Mereka juga memiliki pemain termahal dunia, Neymar dan pemenang Piala Dunia 2018, Kylian Mbappe.

Advertisement

Namun, Alves mengingatkan rekannya untuk waspada. Pasalnya, Liverpool merupakan finalis Liga Champions musim lalu.

Tak hanya itu, The Reds, julukan Liverpool, juga punya catatan apik setiap menjalani laga kandang di Liga Champions. Pada musim lalu, dari tujuh laga kandang, Liverpool mencatatkan lima kemenangan dan dua hasil imbang.

"Kami harus berhati-hati untuk pertandingan berikutnya melawan Liverpool karena kami melawan klub yang lebih besar dan di kompetisi ini sangat, sangat berat," ujar Alves kepada Omnisport.

 

2 dari 3 halaman

Tantangan

Para pemain Paris Saint-Germain (PSG) merayakan gol yang dicetak oleh Christopher Nkunku ke gawang Atletico Madrid pada laga ICC 2018 di Stadion Nasional Singapura, Senin (30/7/2018). PSG menang 3-2 atas Atletico Madrid. (AFP/Roslan Rahman)

Bagi Alves, Liverpool menjadi tantangan awal yang berat untuk memenangkan Liga Champions 2018/19. PSG pun harus melakukan banyak hal untuk mewujudkan ambisi mereka.

"Karena mereka lebih besar, kami harus sedikit lebih berhati-hati dibanding laga lain. Kami harus melakukan sesuatu berbeda dari musim lalu."

"Saya pikir bagi PSG, bagi klub mana pun, setelah berinvestasi pada pemain hingga staf, Anda pulang di tantangan pertama di kompetisi ini tidaklah bagus," ujar mantan bek Juventus tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Performa Musim Lalu

Musim lalu, PSG tersingkir oleh Real Madrid di babak 16 besar, kalah di dua leg dari tim Zinedine Zidane yang memenangkan Liga Champions untuk ketiga kali beruntun.

"Itu tidak bagus untuk saya, tidak bagus untuk klub dan tidak bagus untuk kami. Mentalitas menunjukkan apa yang kami lakukan tapi tahun ini kami tak punya peluang untuk goyah," ucap Alves mengakhiri.

Sumber: Liputan6.com

Berita Terkait