Persib Dijatuhi Sanksi Berat, Ini Tanggapan Pentolan Bonek

oleh Aditya Wany diperbarui 02 Okt 2018, 22:30 WIB
Pentolan Bonek, Andie Peci . (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Surabaya - Pentolan suporter Persebaya (bonek), Andie Peci, menilai hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI untuk Persib Bandung terlalu berat. Menurutnya, PSSI berat sebelah dalam memberlakukan hukuman yang seharusnya juga didapat Persija.

Advertisement

PSSI menjatuhkan sanksi berlapis kepada Persib akibat kematian Haringga Sirla, suporter Persija Jakarta, di Bandung, pada 23 September. Beberapa di antaranya adalah sanksi untuk panpel, melarang suporter Persib (Bobotoh dan Viking) menonton pertandingan, hingga menjalani partai usiran ke Kalimantan. Persib juga terpaksa tampil di laga kandang tanpa penonton hingga pertengahan musim 2019.  

Andie mempertanyakan langkah PSSI yang tidak melibatkan Persib untuk membahas persoalan ini. 

“Kami ingin menemui pengurus PSSI, mempertanyakan hukuman yang sangat berat dan tidak adil ke Bobotoh. Kenapa sangat berat dan tidak adil? Selama ini, sebelum liga 2018/2019 ini dimulai tak pernah ada pembahasan dan kesepakatan tentang standar sanksi-sanksi. Karena kalau hukuman tanpa standar dasar aturan, yang muncul adalah kecurigaan,” kata pria bernama lengkap Andi Kristianto itu, Selasa (2/10/2018). 

Hukuman untuk Bobotoh memang berat, tak bisa menonton pertandingan Persib hingga pertengahan musim 2019. Andie menilai sanksi itu justru akan melahirkan kecemburuan antarkelompok suporter. Apalagi, Bobotoh dikenal menjalin rivalitas tinggi dengan The Jakmania, suporter Persija.

“Sanksi untuk Bobotoh justru akan membuat hubungan antara suporter tidak mencair. Setiap kesalahan selayaknya memang mendapatkan hukuman. Tapi, setiap hukuman harus berdasarkan regulasi atau aturan,” ucap Andie.

“Tak hendak membela siapapun, sebagai suporter sepak bola tentu juga akan merasakan hal sama yang sekarang dirasakan suporter Persib Bandung, bobotoh. Itu menyakitkan. Kami semua pasti punya keinginan yang sama, sepak bola maju dan tanpa korban nyawa,” imbuhnya.

 

 

Berita Terkait