Curahan Hati Kevin / Marcus soal Pencapaian pada 2018

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 25 Nov 2018, 17:10 WIB
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon di Fuzhou China Open 2018. (AFP)

Bola.com, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, mengaku masih memiliki kekurangan dan catatan meski tahun ini telah mengoleksi sembilan gelar. Namun, mereka menyatakan pencapaian sepanjang 2018 sudah memuaskan.

Ganda berjuluk Minions tersebut mengoleksi delapan gelar di World Tour pada 2018, yaitu Indonesia Masters 2018, India Terbuka 2018, All England 2018, Indonesia Open 2018, Jepang Terbuka 2018, Denmark Terbuka 2018, Fuzhou China Terbuka 2018, dan Hong Kong Terbuka. 

Advertisement

Koleksi gelar mereka makin lengkap berkat raihan medali emas di Asian Games 2018. Kevin/Marcus menjadi yang terbaik pada sektor ganda campuran. 

Rentetan gelar tersebut juga membuat Kevin/Marcus terus bertengger di peringkat satu dunia. Sejak merangsek ke puncak pada 22 Maret 2018, Kevin/Marcus tak pernah bergeser ke bawah hingga saat ini. 

Marcus mengakui mereka masih punya kekurangan, serta kadang menelan kekalahan. Kevin/Marcus tercatat dua kali kalah dari pasangan China, Han Chengkai/Zhou Haodong, masing-masing pada semifinal China Terbuka dan final Prancis Terbuka. Mereka juga mencicipi kekalahan dari ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. 

"Kekurangan masih ada. Kami harus menjalani banyak pertandingan, tak mungkin harus juara terus," kata Marcus, kepada wartawan di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). 

"Kami harus bisa mengatur diri. Tapi, seperti ini saja saya rasa sudah bagus banget," imbuh Marcus. 

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon digadang-gadang menjadi salah satu andalan Indonesia pada Olimpiade 2020. Saat ditanya bagaimana terus menjaga penampilan hingga Olimpiade, Marcus mengaku akan berusaha melakukan yang terbaik. "Tentu berusaha sebaik-baiknya. Belum tahu harus bagaimana, tapi jelas itu susah," tegas Marcus.  

 

 

Berita Terkait