Jose Mourinho Sedih dengan Konflik di Chelsea

oleh Aditya Wicaksono diperbarui 25 Feb 2019, 18:45 WIB
Manajer Chelsea Maurizio Sarri bersiap memainkan kiper Willy Caballero pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019). Akan tetapi, hal itu urung terjadi karena Kepa Arrizabalaga menolak diganti. (AFP/Adrian Dennis)

Bola.com, London - Jose Mourinho mengaku sedih dengan kejadian yang dialami Maurizio Sarri pada saat Chelsea menghadapi Manchester City. Menurutnya, hal itu tidak perlu terjadi dan semua pemain wajib menurut kepada manajer.

Advertisement

Kepa Arrizabalaga menolak arahan Maurizio Sarri pada babak tambahan. Ia tidak mau ditarik keluar, padahal Sarri sudah memutuskan untuk menggantinya dengan Willy Caballero.

Peristiwa itu turut mengundang dari Mourinho yang merupakan mantan manajer Chelsea.

"Saya tak suka bagaimana kiper tersebut menolak arahan manajer dan asisten manajer. Situasi itu sangat krusial," ujar Mourinho.

"Situasi itu sangat menyedihkan. Saya merasa beruntung karena tidak pernah berada di situasi seperti itu," ungkap Mourinho.

Namun, Jose Mourinho juga memberikan pujian kepada Arrizabalaga. Menurutnya, kiper termahal dunia itu menunjukkan performa yang menjanjikan.

"Kepa Arrizabalaga ingin menunjukkan kalau ia memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Ia hanya ingin membuktikan kalau ia siap menghadapi penalti dan siap melakukan penyelamatan. Itu adalah hal yang positif," kata Mourinho.

Chelsea kalah 4-3 pada babak adu penalti. Dua penendang Chelsea, yaitu Jorginho dan David Luiz gagal menjalankan tugasnya dengan baik, sedangkan Arrizabalaga menepis satu eksekutor Manchester City, yaitu Leroy Sane.

Sumber: talkSPORT

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

Berita Terkait