Shohei Matsunaga Bantu PSIS Raih Poin, Jafri Sastra Akui Sengaja Tunggu Momen yang Tepat

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 31 Mei 2019, 14:10 WIB
Gelandang serang PSIS asal Jepang, Shohei Matsunaga. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Surabaya - Pemain asing PSIS Semarang asal Jepang, Shohei Matsunaga, berkontribusi dalam terciptanya gol Septian David Maulana yang membawa PSIS mampu mengimbangi Persebaya Surabaya dalam laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (30/5/2019). Pelatih PSIS, Jafri Sastra, mengaku sengaja menunggu momen yang tepat untuk memasukkan Shohei ke lapangan.

Shohei Matsunaga masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti pada laga kontra Persebaya. Pemain asal Jepang itu menggantikan Septinus Alua pada akhir babak pertama.

Advertisement

Keputusan Jafri Sastra memasukkan Shohei pun berdampak positif bagi timnya. Dalam kondisi tertinggal 0-1 dari tim tuan rumah, Shohei Matsunaga mengirimkan assist kepada Septian David Maulana pada menit ke-74 yang membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 dan PSIS pulang dengan membawa satu poin.

Laga ini pun menjadi sebuah debut yang sangat bagus bagi Shohei di Liga 1 2019. Kontribusi besar yang diperlihatkannya membuktikan PSIS memang membutuhkan perannya di lini tengah tim. Jafri Sastra pun mengakui dirinya menunggu momen yang tepat untuk memutuskan memasukkan Shohei dalam laga tersebut.

"Shohei memang terganjal hukuman dalam dua laga kandang sehingga tidak bisa dimainkan. Namun, hari ini juga tidak memainkannya dari awal. Saya menunggu saat yang tepat, Shohei masuk dan membuat assist," ujar Jafri Sastra seperti dilansir situs resmi Liga 1.

Momen masuknya Shohei Matsunaga pada menit ke-41 sedikit memberikan gambaran Septinus Alua yang digantikan tidak bermain sesuai ekspektasi. Namun, Jafri Sastra membantah anggapan tersebut.

"Alua hampir sama seperti Silvio Escobar. Dua hari datang langsung diberikan kesempatan bermain. Tentu belum menemukan irama dan membutuhkan adaptasi. Kapanpun kami bisa memainkannya," tegas pelatih PSIS itu.