Klub Kasta Teratas Liga Kroasia Menyeleksi Messi Persela

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 13 Jun 2019, 18:25 WIB
Gelandang Persela Lamongan dan Timnas Indonesia U-23, Hambali Tolib, bersama Menpora Imam Nahrawi, Rabu (12/6/2019). (Istimewa)

Bola.com, Jakarta - Muhammad Hambali Tolib tak pernah menyangka mendapatkan kesempatan untuk merintis karier di Eropa pada usia 18 tahun. Gelandang Persela Lamongan itu diundang klub HNL 1, atau kasta teratas Liga Kroasia, NK Lokomotiva Zagreb, untuk dilihat kemampuannya selama satu bulan.

Hambali Tolib berangkat ke Kroasia pada Kamis malam WIB (13/6/2019) via Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Mantan pemain Sriwijaya FC ini optimistis dapat memikat hati pelatih Lokomotiva Zagreb, Goran Tomic.

Advertisement

"Jadi, saya diundang ke sana dan harus mengikuti seleksi selama sebulan. Kalau memang nantinya performa saya bagus dan pelatih menyukai saya, saya berkemungkinan mengikuti pemusatan latihan mereka di Belanda sekitar tiga bulan," ujar Hambali Tolib kepada wartawan.

"Bermain di Eropa sebenarnya bukan mimpi saya. Tapi, lebih karena kesempatan yang tidak datang dua kali, saya coba untuk mengambilnya," kata Hambali Tolib.

Hambali Tolib menyita perhatian penikmat sepak bola Indonesia setelah penampilan apiknya bersama Persela Lamongan pada musim ini. Dia selalu tampil pada tiga partai awal tim berjulukan Laskar Joko Tingkir di Shopee Liga 1 2019.

Sebagai ganjaran dari performa mengesankannya, Hambali Tolib dipanggil Timnas Indonesia U-23 untuk Merlion Cup 2019 pada 7-9 Juni 2019.

Sebelum terbang ke Kroasia, Hambali Tolib pamitan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di Kantor Kemenpora, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

"Saya meminta doa restu dan dukungan dari Pak Menpora, dan Alhamdulillah, beliau mendukung penuh saya. Beliau pesan untuk menjaga nama baik keluarga dan Indonesia serta bekerja keras," tuturnya.

Oleh beberapa media, karakter Hambali disamakan seperti bintang Barcelona, Lionel Messi. Terlebih, keduanya sama-sama mempunyai senjata skill kelas tinggi lewat kaki kiri.

"Saya mengidolakan Messi, suka cara bermainnya. Kalau kemarin banyak yang nyebut saya mirip Messi. Tidak menyangka dibandingkan dengan Messi, masih jauh sebenarnya. Tapi, itu jadi motivasi untuk bermain lebih baik lagi di lapangan," imbuh Hambali Tolib.