5 Fakta Unik soal Liga Champions 2019-2020 yang Perlu Anda Ketahui

oleh Ario Yosia diperbarui 15 Sep 2019, 10:00 WIB
Logo Liga Champions (Avtofil)

Bola.com, Jakarta - Fase grup Liga Champions akan bergulir dalam beberapa hari kedepan. Meraih trofi si kuping besar merupakan impian setiap tim yang berlaga pada turnamen para juara.

Perjalanan menuju final masih sangat panjang. Persaingan antar klub akan semakin sulit untuk meraih gelar juara.

Advertisement

Musim lalu, Liverpool keluar sebagai juara setelah menaklukan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0. Besar harapan bagi The Reds mampu mempertahankan trofi yang sudah mereka raih musim lalu.

Bagaimana dengan musim ini? Berikut fakta menarik Liga Champions musim 2019-2020.

 

2 dari 6 halaman

Aturan 12 pemain cadangan

Pemain Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain dan Rhian Brewster mengangkat trofi juara Liga Champions 2019 usai menaklukkan Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6). Liverpool menang 2-0 atas Tottenham Hotspur. (AP/Bernat Armangue)

Setiap klub dapat memasukan 12 pemain ke dalam bangku cadangan. Manajer klub mendapatkan banyak pilihan untuk melakukan pergantian pemain.

Penerapan 12 pemain cadangan di Liga Champions sebenarnya sudah dilakukan saat final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool dan Tottenham Hotspur. Aturan ini akan dilanjutkan pada Liga Champions musim ini.

Pada fase grup, setiap klub hanya dapat melakukan tiga pergantiaan saja. Namun, pada fase gugur, setiap klub dapat melakukan pergantian keempat saat memasuki tambahan waktu.

3 dari 6 halaman

Aturan gol tandang

Pemain Barcelona, Sergio Busquets berebut bola dengan gelandang Manchester United, Paul Pogba pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Old Trafford, Rabu (10/4). Barcelona menang tipis 1-0 atas Manchester United. (AP Photo/Jon Super)

Chelsea, Manchester City, bahkan Manchester United pernah merasakan sakitnya tersingkir dari fase gugur Liga Champions karena aturan gol tandang. Aturan ini terkesan tidak adil karena memberikan kemenangan bagi tim yang mencetak gol di kandang lawan.

Asal muasal aturan ini dibuat karena tim yang bertandang ke kandang lawan harus melalui perjalanan yang cukup jauh. Belum lagi setiap tim membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bertandang ke kandang lawan. Sekarang teknologi transportasi sudah berkembang sangat pesat. Setiap tim dapat melakukan penerbangan langsung ke kota yang mereka tuju.

UEFA sedang membahas kemungkinan untuk menghapus aturan gol tandang pada musim ini. Namun, aturan ini sedang dalam kajian UEFA.

4 dari 6 halaman

Aturan baru dari FIFA

Selebrasi Christian Eriksen usai mencetak gol ke gawang Samir Handanovic di menit ke-80 pada laga lanjutan Liga Champions yang berlangsung di stadion Wembley, Inggris, Kamis (29/11). Tottenham Hotspur menang 1-0 atas Inter Milan (AFP/Ben Stansall)

Banyak aturan baru yang sudah diterapkan sejak Piala Dunia Wanita 2019. Kini aturan tersebut sudah diterapkan pada beberapa kompetisi yang telah bergulir.

FIFA memang telah merilis bebrapa aturan baru dalam pertandingan sejak Juni 2019. Beberapa aturan baru tersebut wajib dilakukan oleh seluruh pemain yang bertanding.

Tim yang mengambil eksekusi tendangan bebas, pemainnya tidak boleh mengganggu dan harus sejauh satu meter dari pagar betis lawan.

Kiper tidak harus melakukan tendangan gawang atau bebas dari kotak penalti agar bola dianggap masih dalam permainan.

Gol akan dianulis jika mengenai tangan, baik disengaja maupun tidak.

5 dari 6 halaman

Klub debut di Liga Champions

Gelandang Atalanta, Mario Pasalic, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Sassuolo pada laga Serie A di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Minggu (26/5). Atalanta menang 3-1 atas Sassuolo. (AP/Paolo Magni)

Ada beberapa klub baru yang akan bersaing di Liga Champions musim ini. Dari Italia ada Atalanta yang baru pertama kali berpartisipasi di Liga Champions musim ini. Atalanta akan tergabung di Grup C bersama Manchester City, Shakthar Donetsk dan Dinamo Zagreb.

6 dari 6 halaman

Venue final

Dua bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo (Real Madrid/kiri) dan Neymar (PSG/kanan), saat menuju ruang ganti pemain pada saat jeda leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (14/2/2018). (AFP/Gabriel Bouys)

Final Liga Champions musim ini akan digelar di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul. Stadion tersebut merupakan tempat yang bersejarah bagi Liverpool.

Liverpool meraih gelar kelima Liga Champions pada tahun 2005 saat menaklukan AC Milan setelah tertinggal tiga gol pada babak pertama.

Steven Gerrard cs mampu menyamakan keadaan sebelum 90 menit berakhir. Laga tersebut dilanjutkan ke babak tambahan. Namun, tidak ada satu gol pun terjadi pada babak tambahan. Liverpool keluar sebagai juara lewat adu penalti. (Tegar Juel)

Sumber: Squawka