3 Hal Baru Dalam Call of Duty: Mobile Season 3

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 19 Jan 2020, 19:57 WIB
Call of Duty Mobile kini bisa dimainkan dengan kontroler (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Bola.com, Jakarta - Sahabat Bola.com penggemar Call of Duty: Mobile?. Jika iya, kabar gembira menyertai perjalanan pada awal tahun 2020 ini. Pengembang Call of Duty: Mobile sudah meluncurkan Season 3.

Artinya, Call of Duty: Mobile Season 3 akan memberikan nuansa baru dari beberapa aspek. Menurut GSMArena, Minggu (19/1/2020), Season 3 ini memberikan sentuhan pada mode baru, peta anyar dan pemutakhiran senjata.

Advertisement

Walhasil, para player Call of Duty: Mobile Season 3 bakal diajak semakin kompetitif, terutama dari tiga segmen tersebut. Langkah ini juga semakin memberi jalan bagi Call of Duty: Mobile untuk semakin popular sejak kali pertama hadir pada medio Oktober 2019.

Pengembang Call of Duty: Mobile, Activision, telah siap memberikan berbagai hal baru dengan pembaruan Season 3. Melalui langkah ini, ada mode Battle dan Premium Pass baru.

Battle Pass akan memberikan barang-barang baru yang dapat dibuka setelah pemain menyelesaikan tugas harian dan mingguan dalam pertandingan multiplayer. Mode baru ini diprediksi akan bisa dinikmati para pemain Call of Duty : Mobile Season 3 pada 19 Januari 2020.

Selain itu, ada Premium Pass baru yang bisa dibuka melalui COD point, dan menawarkan berbagai konten eksklusif seperti senjata dan skin. Selan itu, pemain juga bisa mendapatkan lebih banyak XP untuk mempercepat perkembangan rank.

 

2 dari 2 halaman

Nama Peta

Call of Duty: Mobile Season 3 (screenshot via GSM Arena)

Selain sejumlah mode baru, Season 3 juga menghadirkan dua peta baru yaitu Scrapyard dan Cage. Scrapyard hadir bersamaan dengan pembaruan, sedangkan Cage akan menyusul kemudian.

Activision juga menghadirkan mode multiplayer Rapid Fire baru untuk pengalaman arcade yang lebih cepat. Ditambah keberadaan Warfare yang menempatkan dua tim dari 20 pemain secara head to head dalam skenario Battle Royale.

Perusahaan riset pasar aplikasi Sensor Tower melaporkan, Call of Duty: Mobile mencapai 172 juta unduhan hanya dalam waktu dua bulan pertama sejak diluncurkan. Selama pekan pertamanya, Call of Duty: Mobile mencapai 100 juta unduhan, tetapi kemudian pertumbuhannya agak melambat.

Berdasarkan laporan pada Desember 2019, Call of Duty: Mobile menjadi gim terpopuler di Amerika Serikat, India, dan Brasil. Masing-masing berkontribusi 28,5 juta unduhan (16,6 persen), 17,5 juta unduhan (10,2 persen), dan 12 juta unduhan (7 persen).

Secara akumulatif, kontribusi terbanyak berasal dari perangkat berbasis Android, yang mencapai 89 juta unduhan atau sekira 52 persen. Sisanya berasal dari perangkat berbasis iOS sebanyak 83 juta unduhan atau sekitar 48 persen.

Diolah dari : Liputan6.com dan GSMArena