Persija Siapkan Stadion Alternatif untuk Antisipasi SUGBK Dipoles demi Piala Dunia U-20

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 28 Jan 2020, 23:00 WIB
Pemain Persija, Marko Simic memeluk Rohit Chand saat merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tampines Rovers pada penyisihan grup H Piala AFC 2018 di Stadion GBK, Jakarta, Rabu (28/2). Persija unggul 4-1. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta ingin bermarkas secara permanen di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Liga 1 2020. Sebelumnya, tim berjulukan Macan Kemayoran ini kerap berkandang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dan Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi.

Seringnya Persija Jakarta berpindah-pindah homebase bukan tanpa sebab. Banyak faktor yang memengaruhi, di antaranya izin keamanan dan potensi jumlah penonton jika pertandingan berlangsung pada hari kerja.

Advertisement

Keinginan Persija menggelar partai kandang Liga 1 2020 di SUGBK juga karena berbagai alasan. Dengan skuat yang berkualitas , Macan Kemayoran diyakini dapat mengundang banyak suporter untuk hadir di stadion.

Hanya saja, Persija juga berjaga-jaga jika sewaktu-waktu SUGBK dipoles demi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Mereka menyiapkan Stadion Patriot sebagai markas alternatif.

"Sejauh ini, prioritas kami berkandang di SUGBK. Alternatif mungkin Stadion Patriot. Tapi tetap, nomor satu di SUGBK," ujar pembina Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko.

2 dari 2 halaman

Mendukung Kick-off Liga 1 2020

Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, memberikan instruksi saat melawan Becamex Binh Duong pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (26/2). Kedua klub bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengetuk palu kick-off Liga 1 2020 akan diputar pada 29 Februari. Ardhi mendukung ketetapan tersebut.

"Kemudian dengan adanya sepak mula Liga 1 2020 pada 29 Februari saya rasa tim kami sudah siap," tutur Ardhi yang musim lalu menjadi manajer Persija Jakarta.

"Memang program latihan kami dari pekan pertama itu menggenjot fisik para pemain. Minggu kedua taktik dan minggu ketiga ada uji coba," imbuh Ardhi.

Berita Terkait