Liga Inggris: Gareth Bale Diyakini Lebih Bisa Memberi Dampak Besar Ketimbang Thiago Alcantara

oleh Erwin Fitriansyah diperbarui 22 Sep 2020, 15:08 WIB
Penyerang Real Madrid, Gareth Bale, melakukan selebrasi usai membobol gawang AS Roma pada laga Liga Champions di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (27/11). AS Roma takluk 0-2 dari Real Madrid. (AP/Gregorio Borgia)

Bola.com, Jakarta - Mantan gelandang Arsenal periode 1991-2004, Ray Parlour, menilai kembalinya Gareth Bale ke Tottenham Hotspurs lebih menguntungkan dbanding kedatangan Thiago Alcantara ke Liverpool. Sebelum membela Madrid, penyerang Timnas Wales itu pernah membela Tottenham pada 2007-2013.

Advertisement

Penampilan Gareth Bale ketika bersama The Lilywhites mengundang banyak pujian. Kala itu Bale bertransformasi dari posisi bek sayap ke penyerang sayap.

Bale mencetak 56 gol dan 58 assist dari 203 penampilannya selama enam musim membela Tottenham. Berkat penampilan itu Bale pergi ke Real Madrid sebagai pemain termahal dunia pada 2013.

Selama di Madrid karier Bale dapat dibilang sukses. Bale menjadi bagian dari trio mematikan bersama Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema. Ia mencetak 105 gol dan 68 assist, serta ikut andil saat Real Madrid meraih empat trofi Liga Champions pada 2014, 2016, 2017 dan 2018. Namun relasi yang kurang bagus dengan sang manajer Zinedine Zidane membuat Bale memutuskan kembali ke Tottenham.

 

Video

2 dari 3 halaman

Kelas Thiago

Penampilan pemain anyar Liverpool, Thiago Alcantara (kanan), dan gelandang Chelsea, Timo Werner, pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, Minggu (20/9/2020). (AFP/Michael Regan)

Menurut Ray Parlour, kedatangan Bale ke Tottenham lebih menguntungkan pihak klub secara permainan. Bale dinilai lebih bisa menjadi pembeda untuk lini depan Tottenham. Sedangkan Thiago yang baru didatangkan dari Bayern Munchen hanya menjadi penambah kepingan di lini tengah Liverpool.

"Gareth Bale dapat membawa lebih banyak perubahan untuk Tottenham. Livepool memiliki banyak pemain bagus di lini tengah, tetapi Thiago adalah rekrutan yang luar biasa. Jika bisa mendapatkan yang terbaik dari Bale dan membuatnya fit, ia akan menjadi rekrutan yang lebih baik daripada Thiago," ucap mantan peman Arsenal ini.

Hanya saja, Parlour tetap menilai Thiago punya standar permainan yang berbeda dari gelandang lain di dunia.

"Thiago adalah gelandang serba bisa. Kemampuan passingnya dari apa yang saya lihat di semifinal dan final Liga Champions sangat luar biasa. Kelasnya benar-benar berbeda. Dia adalah gelandang serba bisa, dia dapat melakukan tekel dan bisa mengoper bola dengan baik," lanjut Parlour.

 

3 dari 3 halaman

Bale Belum Fit

Legenda Timnas Jerman, Jurgen Klinsmann, menyarankan Gareth Bale untuk segera hengkang dari Real Madrid dan mencari klub baru. (AFP/Gabriel Bouys)

Kedua pemain itu memiliki peran yang sangat berbeda di lapangan. Bale adalah penyerang sayap yang lebih fokus mencetak gol dan assist. Sedangkan Thiago berposisi sebagai gelandang yang bertugas mengatur tempo permainan.

Bale juga pernah mencicipi bermain di Liga Inggris, sementara Thiago baru pertama kali membela klub Inggris. Keduanya sudah dapat membela klub masing-masing.

Namun, Gareth Bale untuk sementara harus menepi lantaran masih belum fit karena baru kembali pasca cedera. Sedangkan Thiago telah berhasil mencatatkan debut pertamanya untuk Liverpool saat bermain sebagai pengganti di laga melawan Chelsea, Minggu (20/9/2020). (Reinaldo Ortensio)

Sumber: Sportskeeda