Louie Barry, Pencetak Gol Aston Villa ke Gawang Liverpool yang Pernah Gagal di Barcelona

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 09 Jan 2021, 13:45 WIB
Striker Aston Villa, Louie Barry (kanan) melepaskan tendangan yang berbuah gol penyeimbang 1-1 ke gawang Liverpool dalam laga babak ke-3 Piala FA 2020/21 di Villa Park, Birmingham, Jumat (8/1/2021). Aston Villa kalah 1-4 dari Liverpool. (AFP/Hannah McKay/Pool)

Bola.com, Jakarta - Louie Barry menjadi pemain paling bahagia di kubu Aston Villa meski kalah 1-4 dari Liverpool. Pemain muda berusia 17 tahun itu ternyata pernah belajar di akademi milik Barcelona, La Masia, namun cuma bertahan selama enam bulan saja.

Aston Villa resmi mendapatkan Louie Barry dari Barcelona pada Januari 2020. Barry dinilai gagal berkembang selama enam bulan di sana.

Advertisement

Barry bergabung dengan Barcelona dari West Brom Juli 2019. Ia menolak tawaran sejumlah klub besar, termasuk Paris Saint-Germain yang memberikan tawaran mencapai dua juta pounds.

Kini Barry kembali ke Inggris, tepatnya bersama Villa. Manajemen tim langsung menempatkannya di skuat akademi atau development squad.

Mark Harrison, manajer akademi Aston Villa saat itu, mengatakan bahwa direkrutnya Barry adalah bentuk komitmen klub dalam mengembangkan bakat muda.

"Ini adalah pesan kuat, bahwa Aston Villa memiliki tekad, ambisi, dan komitmen. Kami sangat senang, kami tahu dia dan keluarganya merupakan suporter Villa," kata Harrison.

"Barry masih sangat muda, tapi dia telah berkembang. Dia selalu menampilkan perkembangan yang menakjubkan. Mentalnya bagus, dan dia sangat ingin berkembang di tim ini," katanya lagi.

Minimnya kesempatan di Spanyol membuat Barry tak kerasan. Sejumlah pengamat sepak bola Inggris cemas perkembangan wonderkid Timnas The Three Lions itu terhambat jika terus bertahan di Barcelona.

Keluarga besar Louie Barry diketahui merupakan suporter Aston Villa. Mark Harrison, mantan pelatih Barry sejak di West Brom sekaligus manajer akademi Villa, tahu betul kualitas Barry.

Video

2 dari 3 halaman

Belum Bayar Kompensasi ke West Bromwich Albion

Louie Barry. (Dok. Twitter/FCBMasia)

Menurut ESPN, Barcelona disebutkan belum membayar kompenasi kepada West Brom ketika merekrut Louie Barry. Dalam aturan FIFA, klub harus membayarkan sejumlah 'uang pengembangan' kepada klub terkait ketika membeli pemain muda.

Pemain muda di sini diartikan sebagai pemain yang belum mendapatkan kontrak profesional. Tiap liga biasanya memiliki regulasi tersendiri. Premier League misalnya, diperbolehkan memberikan kontrak profesional saat si pemain sudah berusia 18 tahun.

Perjanjian pra-kontrak boleh diberikan jauh hari sebelum si pemain menyentuh usia 18 tahun. Dalam konteks ini, pada saat itu, Barry sedang menjalani youth contract dengan West Brom. Hanya, Barca belum melunasi kompensasi meski kesepakatan sudah ada sejak Juli tahun lalu.

Tidak banyak sebenarnya uang kompensasi yang harus dikeluarkan Barcelona. Mereka 'hanya' wajib membayar 130ribu euro saja.

3 dari 3 halaman

Masa Depan Timnas Inggris

Lahir di Birmingham, Barry pernah memiliki dua kewarganegaraan, yakni Inggris dan Irlandia Utara. Barry pernah membela Timnas Irlandia kelompok usia, namun akhrinya mantap memilih Timnas Inggris U-16.

Barry membela West Brom sejak usia 6 tahun. Setelah 10 tahun mengabdi bersama The Baggies, ia telah tumbuh menjadi pemain yang lebih matang dan siap menjelajah tiap rumput lapangan sepak bola.

Sejak hijrah ke Camp Nou, Barry sukses melesakkan tujuh gol dari sembilan penampilan bersama Timnas Inggris U-16. Dirinya pun digadang-gadang bakal menjadi pemain andalan The Three Lions di masa-masa mendatang.

Jauh sebelum bergabung dengan Barcelona, West Brom diketahui telah menerima tawaran dari Paris Saint-Germain terhadap Barry. Bahkan, Barry sudah tes medis di Paris, tetapi akhirna memilih Barcelona.

 

Sumber: Sky Sports

Berita Terkait