3 Serdadu Persikabo 1973 yang Bakal Menjadi Mimpi Buruk untuk Barito Putera di Piala Menpora 2021

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 09 Apr 2021, 15:05 WIB
Piala Menpora - Persikabo 1973, Firza Andika, Abduh Lestaluhu, Wawan Febrianto (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Solo - Persikabo 1973 akan menghadapi laga hidup mati pada pertandingan terakhir Grup A Piala Menpora 2021 melawan Barito Putera, Selasa (30/3/2021). Klub berjulukan Laskar Padjadjaran itu wajib memenangi duel maut tersebut untuk bisa menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

Persikabo 1973 saat ini berada dalam posisi tertekan karena hanya mampu meraih satu poin dalam dua pertandingan yang sudah dimainkan di Piala Menpora 2021. Situasi itu membuat Manahati Lestusen dkk berada di posisi buncit klasemen sementara Grup A.

Advertisement

Secara matematis, peluang Persikabo 1973 memang belum habis. Namun, perjuangan teramat berat karena harus menjalaninya dengan segala kemungkinan-kemungkinan yang ada.

Kemenangan atas Barito Putera menjadi syarat mutlak buat Persikabo 1973 untuk lolos ke babak selanjutnya. Namun, kemenangan itu minimal harus terjadi dengan skor besar lebih dari 3-0.

Selain itu, Persikabo 1973 juga harus berharap Arema FC kalah atau minimal bermain imbang dengan PSIS Semarang. Andai dua skenario itu terjadi, bisa dipastikan Persikabo 1973 masih akan terus melaju di Piala Menpora 2021.

Pelatih Igor Kriushenko masih akan memainkan skema menyerang dengan pola 4-3-3. Pelatih asal Belarusia itu bakal mengandalkan pemain lincah yang siap menggedor lini pertahanan Barito Putera, namun tetap tangguh saat bertahan.

Bola.com mencatat ada tiga pemain Persikabo 1973 yang bakal memiliki peran penting menentukan nasib di Piala Menpora 2021. Lantas, siapa saja ketiga pemain yang bisa menghadirkan mimpi buruk untuk Barito Putera?

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 4 halaman

1. Firza Andika

Bek Persikabo 1973, Firza Andika melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang lewat tendangan bebas dalam laga matchday ke-2 Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3/2021). Persikabo 1973 kalah 1-3 dari PSIS. (Bola.com/Arief Bagus)

Firza Andika sejatinya memang bukan pilihan utama di posisi bek kiri Persikabo 1973. Namun, kontribusinya pada pertandingan terakhir berupa sumbangan satu gol bisa menjadi pertimbangan pelatih Igor Kriushenko.

Firza Andika dikenal sebagai bek kiri yang tangguh dan disiplin. Firza tak segan melakukan apapun untuk bisa menjaga area pertahanannya.

Firza bahkan tak jarang membantu serangan dengan memberikan umpan ke lini sayap. Hal inilah yang membuat perannya nanti berpotensi menimbulkan ancaman untuk Barito Putera.

3 dari 4 halaman

2. Abduh Lestaluhu

Kapten Tira Persikabo, Abduh Lestaluhu, saat melawan Arema FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). Tira Persikabo takluk 0-2 dari Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kehadiran Firza Andika di sektor bek kiri bisa membuah Abduh Lestaluhu bertransformasi menjadi gelandang sayap. Abduh memang selama ini dikenal sebagai pemain yang serba bisa.

Akselerasinya dalam membantu serangan Persikabo 1973 juga wajib diwaspadai oleh Barito Putera. Bukan tidak mungkin ketika Persikabo 1973 membangun serangan dan menekan pertahanan Barito Putera, Abduh akan muncul dari satu di antara dua sisi pertahanan.

Abduh Lestaluhu juga merupakan pemain yang disiplin. Pemain berusia 27 tahun itu bakal memiliki peran sentral di lini pertahanan Persikabo 1973.

4 dari 4 halaman

3. Wawan Febrianto

3. Wawan Febrianto (Tira Persikabo) - Gelandang berusia 25 tahun ini tampil apik bersama Tira Persikabo di musim ini. Wawan terlibat dalam 15 laga Tira Persikabo dengan torehan enam gol dan lima assists. (Bola.com/Yoppy Renato)

Tak bisa dimungkiri Wawan Febrianto punya peran penting di Persikabo 1973. Sejak matchday pertama Piala Menpora 2021, Wawan menjadi tumpuan Laskar Padjadjaran untuk menggempur lini pertahanan lawan.

Wawan merupakan tipikal gelandang sayap yang memiliki kecepatan berlari. Keunggulan itu dipadukan umpan-umpan silang yang sering dikreasikannya dari sektor sayap kiri.

Selain menjadi pelayan di sektor sayap, Wawan juga dikenal punya tembakan akurat. Hal itu sesekali mampu berbuah menjadi gol sehingga kehadirannya di lini depan patut diwaspadai.