Ramai Komentar Maverick Vinales Disinyalir Sindir Yamaha, Ini Klarifikasi Sang Pembalap

oleh Hendry Wibowo diperbarui 05 Jun 2021, 17:30 WIB
Dua pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales (kanan). (Monster Energy Yamaha MotoGP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales membuat gempar usai mengikuti dua sesi latihan bebas MotoGP Catalunya 2021 hari Jumat (04/06/2021) lalu.

Penyebabnya adalah komentarnya saat diwawancara oleh media DAZN. Ditanya soal kontrak bersama Yamaha yang habis penghujung MotoGP 2022, Maverick Vinales berkata: "Saya tidak ingin membuat kesalahan lagi.".

Advertisement

"Saya ingin membuat sebuah keputusan yang bagus, mengambil jalan yang benar-benar cocok buat saya," lanjut pembalap asal Spanyol itu.

Komentar itu sempat diartikan sebuah sindiran untuk timnya saat ini, Yamaha. Ada dua kemungkinannya.

Pertama, Maverick Vinales disinyalir menyesal telah memilih Yamaha saat meninggalkan Suzuki pada akhir tahun 2016. Kedua, ia berpikir seharusnya memilih Ducati bukan bertahan di Yamaha pada awal MotoGP 2020.

Tahu komentarnya jadi ramai diperbincangkan, Maverick Vinales pun membuat klarifikasi. Melalui akun jejaring sosial Instagram miliknya, ia coba memadamkan api yang terlanjur berkobar.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Bukan Sindir Yamaha

Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Maverick Vinales menjelaskan komentarnya yang menyebut: "Saya tidak ingin membuat kesalahan lagi.", bukan ditujukan kepada Yamaha melainkan pengalamannya ketika masih di kelas Moto3 2012.

"Hai teman-teman, hari ini adalah hari yang menyenangkan tetapi saya ingin mengklarifikasi sesuatu," ucap Maverick Vinales di Instagram.

"Saya melakukan wawancara dengan DAZN dan saya mengatakan bahwa saya tidak ingin membuat kesalahan yang sama seperti yang saya lakukan di masa lalu."

"Jadi pada dasarnya saya berbicara tentang 2012 ketika saya meninggalkan tim setelah musim itu dan juga mungkin karena saya melompat terlalu cepat ke MotoGP."

"Jadi pada dasarnya, ketika saya berbicara tentang masa lalu, saya berbicara tentang masa lalu semacam ini. Saat ini saya sangat percaya diri dengan tim Yamaha dan saya sangat percaya pada mereka. Itu saja," lanjut pembalap asal Spanyol.

Terkait benar atau tidaknya klarifikasi dari Maverick Vinales, isu semakin santer terdengar Yamaha sudah menyiapkan Franco Morbidelli untuk menggantikannya di MotoGP 2023.

Sumber: Crash.net

Berita Terkait