Denmark Open 2021: Performa Makin Garang, Jonatan Christie Beberkan Rahasianya

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 21 Okt 2021, 20:35 WIB
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menyumbangkan angka untuk Indonesia sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1 atas Denmark dalam laga semifinal Piala Thomas 2020. (AFP/Ritzau Scanpix/Claus Fisker)

Bola.com, Odense - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, terus menunjukkan grafik permainan meningkat sejak Piala Thomas 2020. Yang terbaru, Jonatan telah memastikan langkah ke perempat final Denmark Open 2021. 

Jonatan Christie melangkah ke delapan besar setelah berhasil melewati adangan pemain Jepang, Kenta Tsuneyama, pada babak kedua di Odense Stadium, Kamis (21/10/2021). Pemain asal Jakarta menang mudah 21-11, 21-9. 

Advertisement

Grafik permainan Jonatan Christie terus menanjak sejak tampil memperkuat Indonesia di Piala Thomas 2020. Dia menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia merengkuh gelar juara, terutama berkat kontribusi poinnya pada semifinal dan final. 

Tampilan apiknya berlanjut di Denmark Open. Jonatan menunjukkan tampak makin percaya diri sehingga permainan terbaiknya terus keluar. 

Jonatan Christie benar-benar membuat Kanta Tsuneyama tak bisa berbuat banyak sepanjang pertandingan. Bahkan, pada gim kedua pemain Jepang itu hanya mendapat satu digit poin. Jonatan pun melenggang mulus ke babak kedua Denmark Open 2021. 

Di babak perempat final, Jonatan akan bertemu lawan berat, yaitu tunggal putra terbaik Jepang, Kento Momota. 

Apa sebenarnya rahasia di balik penampilan Jonatan Christie yang semakin garang? 

 

2 dari 2 halaman

Efek Piala Thomas

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat bertanding melawan Anders Antonsen (Denmark) pada semifinal final Piala Thomas atau Thomas Cup 2021 di Aarhus, Denmark, 16 Oktober 2021. Jonatan Christie menang 25-23, 15-21, 21-16. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Selepas pertingan babak kedua melawan pemain Jepang di Denmark Open 2021, Jonatan Christie berbagi soal kunci penampilannya yang belakangan terus menanjak.  

"Kunci penampilan saya adalah menjaga kondisi untuk selalu prima, juga menjaga pikiran dan mentalnya. Itu harus dijaga sebaik mungkin," ujar Jonatan. 

"Dan yang paling penting adalah bagaimana kita selalu membakar motivasi diri sendiri."

"Pengaruh juara piala Thomas cukup lumayan terasa buat saya. Bukan hanya juaranya, tapi juga saya bisa bermain cukup baik sehingga menambah kepercayaan diri dalam pertandingan," imbuh Jonatan, melalui rilis dari PBSI. 

Berita Terkait