Eks Bintang Arema Bicara Soal Semifinal Piala AFF 2020 Antara Singapura Vs Timnas Indonesia: Jagokan Mana Nih?

oleh Iwan Setiawan diperbarui 21 Des 2021, 20:50 WIB
Mantan Pemain Arema: Muhammad Ridhuan. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menatap laga krusial yakni di babak semifinal Piala AFF 2020, ketika harus berjumpa tuan rumah Singapura. Untuk leg pertama digelar, Rabu (22/12/2021) dan leg kedua, Sabtu (25/12/2021).

Pertemuan Indonesia dengan Malaysia di semifinal Piala AFF 2020 menarik perhatian banyak pihak. Termasuk mantan pemain Singapura yang pernah berkiprah di Indonesia, Muhammad Ridhuan.

Advertisement

Sayap gesit itu punya nama besar di dua negara tersebut. Tapi, Ridhuan tetap menjagokan negaranya, Singapura untuk mengalahkan Timnas Indonesia dan lolos ke final.

Sebab, mereka sedang jadi tuan rumah turnamen dua tahunan tersebut. Ridhuan melihat secara tradisi Singapura lebih kuat di ajang ini. Maklum, Indonesia belum pernah merasakan jadi juara.

Meskipun mereka sudah lima kali masuk final. Sementara, Singapura empat kali jadi juara turnamen bergengsi di ASEAN ini. Tapi Ridhuan memprediksi Indonesia tetap jadi lawan yang sulit dikalahkan.

“Seru amat ini. Tentu saya jagokan Singapura,” jawabnya. Ridhuan sendiri sempat merasakan juara Piala AFF edisi 2004 (masih bernama Piala Tiger) dan 2007.

“Ini laga sulit. Tapi Singapura punya rekor yang lebih baik saat bertemu Indonesia,” sambungnya.

 

2 dari 3 halaman

Unggul Rekor Pertemuan

Pelatih Singapura, Tatsuma Yoshida, meminta anak asuhnya untuk tidak cepat puas dan terus meningkatkan penampilan di Piala AFF 2020. (dok. AFF)

Dari delapan pertemuan kedua negara di ajang Piala AFF, Singapura menang 4 kali. Sementara Indonesia baru dua kali menang dan sisanya dua imbang.

Rekor ini bisa membuat pemain Singapura lebih percaya diri. Itu jadi faktor penting menghadapi laga berat. Karena pemain bisa mengeluarkan permainan terbaiknya.

Lantas apa kekuatan Singapura saat ini di mata Ridhuan? Pemain yang kini berusia 37 tahun itu tak ingin memberi jawaban soal ini.

“Wah, mau membongkat kunci permainan Singapura ini. Hehe. Saat ini yang paling bahaya kalau Super Along (Noh Alam Shah) turun lapangan dan teriaki pemain untuk naikkan semangat,” candanya.

Super Along merupakan julukan striker legendaris Singapura, Noh Alam Shah. Beberapa waktu lalu, Along sempat jadi asisten pelatih di Timnas Singapura. Tapi saat ini dia melatih klub Tanjong Pagar, Singapura. Along juga merupakan rekan Ridhuan saat membela Arema musim 2009-2012.

3 dari 3 halaman

Puji Permainan Indonesia

Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kanan), merayakan gol indahnya ke gawang Malaysia dalam lanjutan Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Minggu (19/12/2021) WIB. (Dok. PSSI)

Meski menjagikan Singapura, Ridhuan memberikan pujian untuk permainan Indonesia. Catatan tak terkalahan di fase grup sudah jadi gambaran kekuatan Indonesia. Padahal mereka satu grup dengan Vietnam dan Malaysia.

“Saya hanya sedikit melihat Indonesia. Tapi permainannya memang tipikal Indonesia yang penuh kreatifitas dalam menyerang. Apalagi skuat Indonesia tahun ini punya set piece yang efektif,” pujinya. Pastinya kelebihan itu bakal diantisipasi Singapura demi mengamankan tiket final.

Ridhuan sendiri ingin menyaksikan pertandingan ini secara langsung di stadion.

“Kalau saya dapat tiket first leg, saya akan nonton ke stadion,” pungkasnya. 

Berita Terkait