Valentino Rossi Pensiun dan Mungkin Tanpa Marc Marquez, tapi Aksi 3 Pembalap Ini Berpotensi Jadi Magnet Balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika

oleh Hendry Wibowo diperbarui 14 Jan 2022, 08:15 WIB
MotoGP - Aksi 3 Pembalap Ini Bisa Jadi Tontonan Seru di MotoGP Mandalika (Bola.com/Lamya Dinata/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Sirkuit Mandalika, Lombok bakal jadi tempat balapan seri kedua MotoGP 2022, 20 Maret nanti. Ini bakal jadi debut Sirkuit Mandalika menggelar event balap Kejuaraan Dunia Balap Motor setelah sukses menggelar World Superbike akhir tahun lalu.

Hanya saja seperti diketahui, MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika tidak akan diikuti Valentino Rossi, pembalap yang dikenal sebagai ikon dan punya banyak fans di Tanah Air.

Advertisement

Bukan cuma Valentino Rossi, kemungkinan besar, MotoGP Indonesia juga minus kehadiran juara dunia MotoGP enam kali, Marc Marquez.

Marc Marquez saat ini sedang bermasalah diplopia atau penglihatan ganda. Kondisi fisik pembalap asal Spanyol itu jadi teka-teki sampai sekarang.

Meskipun tanpa Valentino Rossi dan mungkin juga Marc Marquez, bukan berarti MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika bakal tidak seru.

Karena masih ada banyak pembalap top MotoGP yang aksinya patut dinanti publik Indonesia. Bola.com mencatat tiga nama pembalap MotoGP yang bisa jadi magnet untuk balapan di Sirkuit Mandalika nanti.

 

2 dari 4 halaman

1. Fabio Quartararo

Fabio Quartararo (AFP)

Fabio Quartararo merupakan juara dunia MotoGP 2021. Musim lalu, pembalap asal Prancis ini tampil sangat konsisten. Hampir di semua trek, ia selalu kompetitif.

Terbukti ia merasakan lima kemenangan dan total sepuluh podium. Pencapaian sepuluh podium dari total 18 balapan musim lalu, menandakan persentase podium sang pembalap di atas 50 persen.

Di Sirkuit Mandalika, Fabio Quartararo yang merupakan pembalap pabrikan Yamaha bakal jadi salah satu kandidat juara.

3 dari 4 halaman

2. Pecco Bagnaia

Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia. (LLUIS GENE / AFP)

Jika melihat karakteristiknya, Sirkuit Mandalika adalah tipe trek cepat. Artinya di atas kertas, para pembalap Ducati Desmosedici bakal sangat kencang.

Mengingat hal di atas, maka Pecco Bagnaia bisa punya kans besar meraih kemenangan pada balapan bulan Maret nanti. Karena kini anak didik Valentino Rossi merupakan pembalap paling kompetitif yang dipunyai Ducati.

Pecco Bagania juga punya rekam jejak apik di MotoGP 2021. Dia mengantongi total empat kemenangan dan mengakhiri musim di posisi kedua atau runner-up.

4 dari 4 halaman

3. Joan Mir

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, melakukan selebrasi di atas podium usai balapan MotoGP Aragon, Spanyol, Minggu (18/10/2020). Alex Rins berhasil finis pertama dengan catatan waktu 41 menit, 54,391 detik. (AP Photo/Jose Breton)

Kesalahan besar memandang sebelah mata Joan Mir. Memang performa sang pembalap musim lalu jauh dari kata memuaskan.

Namun jika Suzuki bisa memberikannya paket motor lebih baik pada MotoGP 2022, sosok Joan Mir bakal jadi pesaing kuat Fabio Quartararo dan Pecco Bagnaia saat balapan di Mandalika.

Perlu diingat, Joan Mir adalah juara dunia MotoGP 2020. Sehingga dari sudut pandang kemampuan, pembalap asal Spanyol ini tidak boleh dipandang sebelah mata.

Berita Terkait