Sukses Bawa Real Madrid Depak PSG dan Chelsea di Liga Champions, Ancelotti Dianggap Cuma Beruntung

oleh Aryo Atmaja diperbarui 16 Apr 2022, 18:45 WIB
Gelar kedua adalah trofi Liga Champions. Real Madrid sukses mengalahkan Atletico Madrid 4-1 melalui extra time dalam partai final yang dilangsungkan di Luz Stadium, Lisbon, 24 Mei 2014. (AFP/Franck Fife)

Bola.com, Jakarta - Mantan penggawa Timnas Italia, Antonio Cassano kembali berulah dengan komentar miring yang menjadi ciri khasnya. Kali ini giliran pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti yang menjadi sasarannya.

Yaitu setelah Carlo Ancelotti berhasil mengantarkan Real Madrid melaju ke babak semifina Liga Champions 2021/2022. Diketahui El Real telah menyingkirkan dua tim raksasa, PSG dan Chelsea pada babak gugur.

Advertisement

Madrid menang agregat 3-2 atas PSG di babak 16 besar, kemudian mereka menghajar Chelsea dengan keunggulan agregat 5-4. Namun menurut Cassano, pencapaian yang ditorehkan Ancelotti bersama pasukannya adalah karena keberuntungan.

Antonio Cassano tidak terkesan dengan pencapaian Carlo Ancelotti bersama Real Madrid di Liga Champions musim ini. Dia menyebut Ancelotti cuma beruntung di Eropa.

Padahal Carlo Ancelotti menorehkan prestasi individu yang mengesankan. Eks pelatih Juventus dan AC Milan itu sekarang menjadi satu-satunya pelatih yang mencapai semifinal Liga Champions dalam empat dekade berbeda.

2 dari 3 halaman

Cuma Beruntung

Carlo Ancelotti menjadi pelatih paling senior di semifinal Liga Champions musim ini. Pelatih asal Italia ini juga terbilang paling mentereng dengan tiga gelar juara Liga Champions, paling banyak dibanding tiga pelatih lain yang lolos ke semifinal. (AFP/Oscar Del Pozo)

Namun, mantan striker Serie A Antonio Cassano tidak terkesan dengan penampilan Los Merengues di Eropa. Dalam pandangan Cassano, Real Madrid hanya beruntung saja bisa lolos ke semifinal Liga Champions.

“Real Madrid bermain buruk melawan Chelsea dan PSG, dia [Ancelotti] benar-benar beruntung. Tapi keberuntungan akan berakhir cepat atau lambat,” kata Cassano kepada Bobo TV di Twitch.

Namun jika bicara soal keberuntungan, nyatanya Carlo Ancelotti meraih banyak kesuksesan di Liga Champions. Terutama mengantarkan AC Milan dan Real Madrid menggondol trofi si kuping besar.

3 dari 3 halaman

Tidak Berkemabang

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, berhasil membawa timnya lolos ke semifinal Liga Champions setelah mendepak Chelsea dengan agregat 5-4 pada perempat final. (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Sebagai pelatih yang berpengalaman, Ancelotti sudah bekerja sama dengan banyak pemain hebat. Namun, Cassano tidak dapat mengingat pemain yang telah berkembang di bawah asuhannya.

“Real Madrid tidak bermain bagus di La Liga, Barcelona memiliki awal yang buruk, tetapi sekarang ceritanya berbeda," lanjutnya.

"Ancelotti membuat pemain merasa baik, tetapi saya tidak dapat mengingat siapa yang berkembang di bawahnya.”

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 16/4/2022)

Berita Terkait