Pep Guardiola: Baku Hantam Antara Sadio Mane dan Leroy Sane Bikin Bayern Munchen Makin Ngeri

oleh Hery Kurniawan diperbarui 18 Apr 2023, 17:15 WIB
Tentu tak ada yang meragukan kapasitas seorang pep Guardiola sebagai salah satu pelatih ulung di Eropa dalam mengangkat prestasi tiga klub besar yang pernah ditangani. Lewat kepemimpinannya, Bayern Munchen, Barcelona dan Manchester Ciy dibawanya merengkuh banyak trofi baik di level domestik maupun Eropa. Namun dalam kesuksesannya tersebut, ada beberapa pemain yang menjadi korban akibat berkonflik dengannya hingga memutuskan pergi dari klub yang dibelanya. Seperti 5 pemain berikut ini. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Manchester City sedang berada di atas angin. Man City memiliki modal yang sangat bagus dalam menatap leg kedua perempat final Liga Champions di kandang Bayern Munchen, Allianz Arena, Kamis (20/4/2023) dini hari WIB.

Pada leg pertama, Manchester City menang 3-0 atas Bayern Munchen di Etihad Stadium, 12 April 2023. Erling Haaland dkk. akan tetap melaju ke semifinal jika kalah dengan skor tak lebih dari 0-2 pada leg kedua nanti.

Advertisement

City juga seakan diuntungkan dalam hal lain. Suasana di Bayern Munchen sedang tidak baik, karena adanya baku hantam antara Sadio Mane dengan Leroy Sane.

Bahkan, Mane sempat memukul wajah Sane. Pemain asal Senegal itu bahkan mendapatkan hukuman berat dari Bayern Munchen.

Manajer Manchester City memiliki pandangan menarik mengenai kejadian itu. Ia merasa konflik yang ada justru bisa membuat tim lebih baik.

"Terkadang kita butuh konflik untuk membuat tim menjadi lebih baik. Saya yakin itu," kata Pep kepada Sky Sports.

2 dari 4 halaman

Sangat Mengenal Bayern

NASIB - Kapten Bayern Munchen, Philipp Lahm, menyebut nasib timnya berada di tangan Pep Guardiola. (Bild)

Pep Guardiola mengaku sangat mengenal Bayern Munchen. Eks kapten Barcelona itu memang pernah menukangi Die Roten selama tiga musim.

"Kejadian itu bukan menjadi titik lemah mereka, saya mengerti Bayern Munchen dengan sangat baik," katanya.

Konflik antarpemain bukan baru kali ini terjadi di Bayern Munchen. Cukup sering bintang dari klub itu saling bertikai. Satu yang cukup terkenal adalah pertikaian antara Arjen Robben dan Franck Ribery pada 2012.

3 dari 4 halaman

Bahaya Bagi City

Pemain Bayern Munchen, Leroy Sane melakukan pemanasan sebelum laga lanjutan Liga Jerman 2022/2023 melawan TSG Hoffenheim di Allianz Arena, Munchen, Senin (17/04/2023) WIB. Bibir atas Sane terlihat mengalami pembengkakan setelah terlibat pertikaian dengan Sadio Mane setelah laga leg pertama Liga Champions melawan Manchester City. (AFP/Christof Stache)

Pep Guardiola kemudian melontarkan pendapat yang menarik. Konflik yang terjadi di Bayern Munchen saat ini justru bisa berbahaya bagi Manchester City.

Konflik yang ada menurut Pep Guardiola akan memancing para pemain Bayern Munchen untuk membuktikan kualitas. Mereka bisa tampil mati-matian pada laga nanti.

"Saya membayangkan situasinya, kami bermain di sana, kami akan menghadapi pemain Bayern Munchen dengan performa terbaik," tandas Guardiola.

4 dari 4 halaman

Belum Bertambah

Pep Guardiola. Ia menjadi pelatih utama Barcelona pada awal musim 2008/2009 setelah sebelumnya menangani Barcelona B. Ia langsung mempersembahkan treble winners. Trofi UCL diraihnya usai menang 2-0 atas Manchester United dalam laga final di Olimpico, Roma, 27 Mei 2009. (AFP/Lluis Gene)

Pep Guardiola saat ini sudah mengoleksi dua gelar Liga Champions sebagai pelatih. Namun, dua gelar itu diraih saat menukangi Barcelona.

Sampai saat ini, gelar itu belum bertambah. Padahal, Pep sempat mengasuh Bayern Munchen selama tiga musim dan Manchester City sejak musim panas 2016.

Pada musim 2022/2023, harapan Pep Guardiola untuk mengakhiri puasa gelar di Liga Champions sangat terbuka. Tim asuhannya di musim ini seperti menampilkan auara yang berbeda kala berlaga di Eropa.

Berita Terkait