Alberto Goncalves Sadar Masa Depannya Bukan di Madura United, Turun Kasta dari Liga 1 Tak Masalah

oleh Wahyu Pratama diperbarui 28 Apr 2023, 09:15 WIB
Striker Madura United, Alberto Goncalves beraksi saat timnya bersua PSS Sleman di BRI Liga 1 2022/2023 hari Sabtu (11/03/2023). (Wahyu Pratama/Bola.com)

Bola.com, Jakarta Penyerang Alberto Goncalves merasa tak lagi punya masa depan bersama Madura United. Ia mengaku loss contact dengan manajemen selepas kontraknya kadaluarsa per akhir musim lalu.

Penuturan pemain naturalisasi asal Brasil ini tentu sangat mengejutkan. Sebab, klub berjulukan Laskar Sape Kerrap itu sangat mengandalkan ketajamannya sejak 2019 silam.Walau telah berusia 42 tahun, ia masih memiliki kontribusi besar dalam permainan.

Advertisement

Tak hanya mampu mencetak 10 gol, ia juga membuat lima assist di kompetisi BRI Liga 1 2022/23.Dengan catatan semewah itu, pria yang akrab Beto itu tak terlalu risau dengan situasinya. Ia tetap fokus mempersiaplam diri sembari menanti musim baru.

"Sudah habis kontrak. Sekarang latihan sendiri saja untuk jaga fisik sampai dapat tim baru. Sambil bantu Jaino Matos melatih Sekolah Sepakbola (SSB) di Bali," ucapnya.

2 dari 3 halaman

Tawaran Klub Lain

Para pemain Madura United merayakan gol pertama ke gawang Arema FC yang dicetak Alberto Goncalves melalui eksekusi penalti dalam laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Sultan Agung, Yogyakarta, Selasa (20/12/2022) sore WIB. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Eks penggawa Sriwijaya FC ini menyebut sudah ada beberapa klub yang mendekatinya. Hanya saja, ia masih belum mau membuka klub tersebut.Namun yang pasti, ia tak ingin gegabah mengambil keputusan.

Beto juga secara tersirat menunggu pengumuman resmi Madura United terkait statusnya.

"Sudah ada, tapi aku masih tunggu tawaran lain lagi. Karena ada dua tim yang mendekati tetapi mereka pikir saya masih di Madura," ungkapnya.

"Dua tim itu lumayan. Saya juga akan melihat yang lain. Buat komparasi karena Madura sampai hari ini belum ada kabar, tidak bicara sama saya. Jadi mungkin tidak diperpanjang," terang Beto.

3 dari 3 halaman

Liga 2 Tak Masalah

Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Indonesia itu tak mempermasalahkan bila akhirnya harus bermain di kasta kedua. Ia hanya ingin menikmati sepakbola di momen-momen terakhirnya sebelum gantung sepatu.

"Kalau saya tidak pikir Liga 1 atau Liga 2, yang penting saya enjoy. Saya masih bisa main satu musim lagi sampai Lisensi B saya selesai," katanya.

"Satu tahun berikutnya, saya sudah mulai merambah ke pelatih. Bisa dimulai sebagai asisten pelatih. Jadi pokoknya saya bebas, tidak berpikir harus Liga 1," tandas Beto.