Bola.com, Jakarta - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, mengaku sangat menikmati duel sengitnya melawan Marc Marquez pada Sprint Race MotoGP Thailand. Bahkan, dia menyebut pertarungan tersebut sebagai yang terbaik sepanjang kariernya di kelas utama.
Sprint race yang berlangsung di Sirkuit Buriram, 28 Februari lalu, berjalan sengit sejak awal balapan. Pedro Acosta secara tak terduga terlibat perebutan podium juara setelah Marco Bezzecchi, yang memimpin sejak awal lomba, terjatuh pada lap pertama.
Situasi tersebut langsung membuka peluang bagi Acosta untuk menantang Marquez pada lap-lap akhir, demi bisa finis terdapan
Acosta beberapa kali melakukan manuver berani dengan menyelipkan motornya di sisi dalam Marquez saat pengereman menuju tikungan terakhir. Namun, juara dunia itu selalu mampu merebut kembali posisi terdepan saat keluar tikungan.
Momentum berubah ketika Marc Marquez melakukan kesalahan kecil di sektor infield saat balapan menyisakan tiga lap. Kesempatan itu dimanfaatkan Pedro Acosta untuk mengunci posisi terdepan.
Unggul 0,108 detik atas Marc Marquez
Pembalap yang dijuluki The Baby Alien itu pun balas menyerang. Manuver pengereman agresif di tikungan terakhir bahkan sempat menimbulkan kontak yang membuat Acosta melebar.
Insiden tersebut membuat rider bernomor 93 itu dijatuhi penalti turun satu posisi oleh steward FIM. Penalti itu seharusnya membuka duel penentuan kemenangan pada lap terakhir.
Namun, Marquez baru menyadari hukuman tersebut di dashboard motornya setelah keluar dari tikungan sebelum garis finis. Tanpa sempat merespons, dia akhirnya membiarkan Acosta melintas di tikungan terakhir, sekaligus menghadiahkan kemenangan sprint race MotoGP Thailand kepada Pedro Acosta.
Pembalap berusia 21 tahun tersebut menyudahi balapan dengan catatan waktu 19 menit 39,155 detik. Pedro Acosta unggul hingga 0,108 detik atas Marc Marquez yang akhirnya harus puas finis kedua.
Pertarungan Terbaik
Meski akhir balapan terasa antiklimaks, Acosta mengaku sangat menikmati duel melawan Marquez. Baginya, duel tersebut merupakan yang terbaik dalam kariernya di kelas utama.
"Sangat menyenangkan. Ini pertarungan terbaik saya sejauh ini di MotoGP," kata Acosta.
Pebalap asal Spanyol itu juga tak mempermasalahkan gaya agresif Márquez. "Inilah yang membuat MotoGP begitu menarik. Pertarungan seperti ini akan selalu diingat. Balapan ini sangat bagus untuk para penggemar," ujarnya.
Nikmati Balapan seperti Era Moto3
Tak hanya di Sprint Race, Pedro Acosta juga kembali terlibat aksi saling salip sengit pada main race MotoGP Thailand, 1 Maret 2026. Dia berhasil mengungguli Márquez serta juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martín, untuk bisa finis kedua, dibelakang Marco Bezzecchi yang meraih podium juara.
"Saya menikmatinya seperti saat masih di Moto3, ketika saya biasanya melakukan banyak overtake," ungkap Acosta.
"Saya sedang berada dalam momen yang sangat bagus dan menikmati setiap pertarungan, seperti hari ini dengan Jorge," lanjutnya.
Sumber: Crash