Cremonese Gagal Menang dalam 15 Laga dan Masuk Zona Degradasi, Emil Audero cs. Masih Dipercaya Bertahan di Serie A

Cremonese dipermalukan tamunya Fiorentina dengan skor mencolok 1-4 di kandang sendiri, Stadion Giovanni Zini, Selasa (17/3/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 17 Maret 2026, 09:30 WIB
Cremonese di Liga Italia Serie A musim 2025/26. (Dok. X @USCremonese)

Bola.com, Jakarta - Cremonese masih terpuruk di tengah persaingan Serie A 2025/2026. Tim yang diperkuat penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero ini kembali mendapat hasil minor saat melakoni pertandingan ke-29.

Cremonese dipermalukan tamunya Fiorentina dengan skor mencolok 1-4 di kandang sendiri, Stadion Giovanni Zini, Selasa (17/3/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat Cremonese sudah 15 pertandingan beruntun tidak pernah menang lagi.

Advertisement

Meladeni Fiorentina, gawang Emil Audero sudah mulai bobol pada menit ke-25, saat Fabiano Parisi mencetak gol usai menerima umpan Rolando Mandragora.

Tujuh menit kemudian, Roberto Piccoli membuat Emil Audero kembali memungut bola dari dalam gawangnya.

Pada babak kedua, gawang Emil Audero langsung bobol lagi empat menit setelah pertandingan kembali dimulai. Meski Cremonese berhasil memperkecil kedudukan melalui David Okereke pada menit ke-57, dan skor berubah menjadi 1-3.

Namun, Emil Audero kebobolan lagi oleh gol Albert Gudmundsson pada menit ke-70. Tim tuan rumah pun kalah telak 1-4 dalam laga ini.

 


Terakhir Menang 3 Bulan Lalu

Pemain Fiorentina, Fabiano Parisi, saat mencetak gol ke gawang Cremonese dalam lanjutan Serie A Liga Italia, Selasa (17/3/2026) dini hari WIB. (Alberto Mariani/Lapresse via AP)

Kekalahan telak dari Fiorentina dini hari tadi membuat Cremonese masih berada di zona merah alias degradasi, tepatnya di posisi ke-18 dengan 24 poin dari 29 laga. Di Serie A, tiga tim terbawah pada klasemen akhir bakal dipastikan turun kasta.

Kini Cremonese terpaut tiga poin di belakang Lecce yang berada di zona aman, dan unggul enam poin di atas dua klub terbawah, Pisa dan Hellas Verona.

Cremonese juga sudah 15 pertandingan terakhirnya tak pernah menang. Sejak terakhir kali mengalahkan Lecce dengan skor 2-0 pada 7 Desember 2025, Cremonese kemudian cuma meraih empat kali imbang dan 11 kali kalah.


Masih Ada Peluang

Serie A Liga Italia tinggal menyisakan sembilan pertandingan musim ini. Cremonese juga masih punya peluang untuk mendapat poin demi poin.

Terdekat, Cremonese akan menantang tuan rumah Parma akhir pekan ini atau pada Sabtu (21/3/2026). Kemudian kompetisi akan rehat karena agenda jeda internasional, dan dilanjutkan kembali melawan Bologna di tanggal 5 April mendatang.

Pelatih Cremonese, Davide Nicola memahami kekecewaan yang dirasakan publik timnya, terutama para tifosi I Grigiorossi. Ia masih percaya skuadnya bisa bangkit di sisa musim, dan finis bertahan di Serie A.

"Sorakan ejekan di stadion bisa dimengerti, kita perlu tetap dekat dengan tim. Tapi saya tidak ingin mengatakan apa pun kepada penggemar kami yang selalu mengkritik kami. Wajar juga jika mereka menunjukkan kemarahan mereka, mungkin itu bahkan bisa bermanfaat bagi kami," ujarnya usai laga kontra Fiorentina.

"Saya lebih suka melihat kekuatan para pemain kami dan tidak menyalahkan siapa pun. Cukup aman hanya berjarak tiga poin, meskipun tidak mudah ketika kami begitu rapuh. Kita perlu menciptakan titik balik mulai dari pertandingan berikutnya. Saya percaya pada hal itu, itulah tujuan kami."

"Kami agak rapuh dalam kebobolan. Ini tidak dapat diselesaikan dengan menambah kesedihan atau depresi, tetapi dengan antusiasme dari mereka yang tahu bahwa keselamatan hanya berjarak tiga poin. Semuanya masih bisa dicapai," tandas Davide Nicola.

Sumber: Calciomercato


Persaingan di Serie A

Berita Terkait