Bruno Fernandes Kerap Emosi di Lapangan, Carrick: Selama Niatnya Benar, Saya Tak Masalah

Michael Carrick dukung cara Bruno Fernandes mengekspresikan frustrasi di lapangan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Maret 2026, 13:15 WIB
Bruno Fernandes dari Manchester United bereaksi selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Manchester, Inggris, Minggu, 1 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick membela sikap Bruno Fernandes yang kerap menunjukkan frustrasi kepada rekan setimnya di lapangan. Menurutnya, ekspresi tersebut masih bisa diterima selama dilakukan dengan niat yang benar.

Kapten Manchester United itu mengakui dirinya terkadang meluapkan emosi dengan mengomel atau mengangkat tangan saat pertandingan berlangsung.

Advertisement

Carrick menilai hal itu justru bagian dari upaya untuk mendorong performa tim.

"Jika itu datang dari niat yang tepat dan tujuannya untuk membuat semua orang menjadi lebih baik, serta semua tetap menyikapinya secara positif, maka saya sama sekali tidak punya masalah dengan itu," kata Carrick.


Bukan Hal Personal

Kapten tim Manchester United, Bruno Fernandes berusaha mengontrol bola saat menghadapi Newcastle United pada laga tunda pekan ke-34 Liga Inggris 2023/2024 di Old Trafford Stadium, Manchester, Rabu (15/5/2024). (AP Photo/Dave Thompson)

Ia menegaskan, selama tidak disertai bahasa tubuh negatif, sikap seperti itu justru sehat dalam sebuah tim.

"Selama dimaksudkan dengan cara yang benar, bukan bahasa tubuh yang salah atau negatif, maka mendorong satu sama lain itu hal yang sehat," ujarnya.

Carrick juga menekankan bahwa ekspresi tersebut bukan bersifat personal, melainkan berkaitan dengan performa tim.

"Ini bukan soal pribadi. Ini soal performa dan bagaimana mendapatkan yang terbaik dari satu sama lain. Saya sudah melihat pemain selama bertahun-tahun yang berdebat hanya untuk memacu satu sama lain."

"Ada hal seperti itu dan tidak ada salahnya. Seperti yang saya katakan, ini bukan personal. Ini untuk kebaikan tim dan sesama pemain," lanjutnya.


Emosi Asli

Hasil ini membuat skuad asuhan Michael Carrick tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Selain itu, tren positif tak pernah kalah dalam 11 laga terakhir di Liga Inggris terputus. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Selama memimpin tim dalam sembilan pertandingan, Carrick dikenal relatif tenang di pinggir lapangan. Meski begitu, ia mengakui ada momen tertentu yang menuntutnya tampil lebih tegas, terutama setelah satu-satunya kekalahan yang dialami tim saat menghadapi Newcastle.

"Ada waktu dan tempatnya. Tentu kami kecewa di beberapa momen, termasuk hasil di Newcastle. Jadi, ada emosi di sana," ungkapnya.

"Ini soal memilih momen. Dalam beberapa situasi kami memang sedikit frustrasi atau lebih emosional. Tapi, memang begitu adanya. Ini olahraga dengan tuntutan tinggi. Anda harus bermain dengan emosi dan perasaan, dan kadang itu bisa lebih agresif atau intens. Itu harus dikelola. Jika saya tidak mengelolanya, Anda tidak bisa berharap pemain menciptakan emosi yang tepat," tutur Carrick.

Carrick juga menegaskan bahwa emosinya bukan sesuatu yang dibuat-buat.

"Saya tidak merasa sedang berakting. Saya bereaksi sesuai perasaan saat itu. Kadang lebih keras, kadang lebih tenang. Tergantung apa yang dibutuhkan tim di momen tertentu."


Komentari Huddle

Manajer Middlesbrough asal Inggris, Michael Carrick, bereaksi selama pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Middlesbrough dan Chelsea di Stadion Riverside di Middlesbrough, timur laut Inggris pada 9 Januari 2024. (Oli SCARFF/AFP)

Menjelang laga melawan Bournemouth, Carrick menanggapi soal kebiasaan tim melakukan huddle sebelum pertandingan, yang sempat menjadi sorotan setelah insiden yang melibatkan pemain Chelsea dan wasit Paul Tierney.

Carrick memilih memberi kebebasan kepada para pemain dalam hal tersebut.

"Sejujurnya, itu tergantung pemain dan bagaimana mereka ingin melakukannya," ujarnya.

"Saya tidak terlalu terlibat di bagian itu. Saya akan menyampaikan apa yang perlu di ruang ganti sebelum kick-off. Tapi, soal itu, jika mereka merasa itu membantu, silakan. Kalau mereka merasa tidak perlu, saya juga tidak masalah."

“Pada momen itu, mereka sudah berada di lapangan. Itu tergantung mereka sebagai satu tim. Mereka yang akan bertarung, jadi mereka harus punya rasa kebersamaan. Apa pun yang cocok untuk mereka. Saya cukup santai soal itu," kata Carrick.

 

Sumber: Dailymail

Berita Terkait