Bola.com, Bournemouth - Manajer Manchester United, Michael Carrick, mengaku kecewa setelah timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 saat bersua Bournemouth pada laga pekan ke-31 Premier League. Carrick menyebut MU kebanyakan membuang peluang.
Melawat ke markas Bournemouth di Vitality Stadium, Sabtu (21/03/2026) dini hari WIB, Tim Setan Merah mendapat perlawanan sengit. MU mencatatkan 45 persen penguasaan bola, berbanding 55 persen milik tim tuan rumah.
Manchester United juga melepaskan 14 tembakan yang lima di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Bournemouth memperoleh lima peluang bagus dari 16 kesempatan.
MU pun akhirnya harus puas bermain imbang 2-2 kontra The Cherries. Sepasang gol Manchester United dicetak Bruno Fernandes pada menit ke-61 dan gol bunuh diri James Hill menit ke-71.
Adapun dua gol Bournemouth disarangkan Ryan Christie pada menit ke-67 dan Junior Kroupi menit ke-81. Selain gagal mengalahkan The Cherries, Manchester United juga kehilangan Harry Maguire karena diganjar kartu merah pada menit ke-78.
Maguire menyudahi duel lebih awal gara-gara melangar Evanilson di kotak terlarang. Alhasil, Bournemouth mampu menyamakan skor lewat aksi Junior Kroupi dan memaksa laga berakhir sama kuat.
Buang Peluang dan Kontroversi Penalti
Michael Carrick menilai timnya sebenarnya menciptakan cukup banyak peluang untuk mengamankan kemenangan. Dia bahkan menyoroti momen krusial ketika Manchester United berpeluang unggul 2-0.
"Kecewa. Kami menciptakan cukup banyak peluang dalam pertandingan ini. Ada kesempatan besar untuk unggul 2-0. Kami mendapat satu penalti pada menit ke-59, tetapi yang satunya lagi tidak diberikan," ujar Carrick.
Menurutnya, dua insiden yang terjadi hampir identik pelanggaran berupa tarikan dengan dua tangan. Namun hanya satu yang dinilai sebagai penalti oleh wasit.
"Situasinya sama persis. Kalau yang pertama penalti, maka yang kedua juga harusnya penalti. Itu momen besar dalam pertandingan dan setelah itu permainan menjadi kacau. Saya tidak mengerti bagaimana satu diberikan dan yang lainnya tidak, itu gila," tegas Carrick.
Tetap Positif meski Bermain dengan 10 Pemain
Carrick mengakui kartu merah untuk Maguire mungkin terasa keras. Namun, dia menilai situasi di lapangan saat itu memang penuh kekacauan sehingga keputusan bisa saja beragam.
"Keputusan seperti itu bisa saja terjadi. Namun seharusnya kami sudah mendapat penalti sebelumnya. Kalau itu terjadi, situasinya mungkin akan berbeda," katanya.
Dia tetap memberi apresiasi kepada Bournemouth yang tampil energik dan terus menekan sepanjang laga. Menurut Carrick, bermain dengan 10 orang dalam waktu lama jelas menyulitkan, apalagi tim harus melakukan beberapa perubahan taktik.
Sumber: Tribalfootball