Bola.com, Jakarta - Barcelona meraih kemenangan 1-0 atas Rayo Vallecano dalam laga jornada 29 La Liga Spanyol 2025/2026 di Camp Nou, Minggu (23/3/2026) malam WIB.
Dengan enam kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir dan 24 gol yang dicetak, serta 14 kemenangan di kandang sendiri di La Liga Spanyol musim ini, Barcelona menatap pertandingan melawan Rayo Vallecano sebagai tim yang sangat diunggulkan.
Kemenangan telak 7-2 atas Newcastle pada pertengahan pekan adalah dorongan yang sangat dibutuhkan oleh Hansi Flick dan skuadnya saat memasuki fase krusial dalam kampanye domestik dan Eropa.
Tim tamu tercatat belum pernah menang dalam delapan laga tandang La Liga dan belum mencetak gol dalam tiga pertemuan tandang terakhir mereka.
Namun, Barcelona memiliki catatan gagal menang lebih banyak saat melawan tim berjulukan The Lightning itu dibandingkan tim mana pun sejak musim 2021/2022.
Mari kita lihat tiga poin penting yang bisa dibahas dari pertandingan yang berakhir dengan satu gol yang dicetak oleh rojald Araujo itu.
Posisi Ronald Araujo di Lini Pertahanan
Setiap kali Ronald Araujo ditempatkan di sisi kanan pertahanan, rasanya sulit untuk tidak berpikir bahwa hal itu membuat Barcelona menjadi lebih lemah.
Sejujurnya bagi pemain asal Uruguay tersebut, meskipun ia sudah sering bermain di sana sebelumnya, itu bukanlah posisi alaminya.
Anda bisa melihatnya dari seberapa sering ia salah posisi, atau bagaimana ia sering tidak menyadari jika ada pemain lawan yang berlari di belakangnya.
Melawan Rayo, meskipun ia bermain cukup baik dalam beberapa momen dan menjadi penentu kemenangan tim, ia sempat melakukan kesalahan yang berujung pada peluang lawan di menit pembuka. Ia juga tidak memancarkan kepercayaan diri yang seharusnya diinspirasikan oleh seorang kapten.
Bukankah menempatkannya di tengah bersama Pau Cubarsi, lalu menempatkan Joao Cancelo di kanan dan Gerard Martin di kiri akan memberikan keseimbangan yang jauh lebih baik pada empat bek di belakang?
Pergerakan Lini Serang yang Perlu Lebih Tajam
Apresiasi patut diberikan kepada Rayo Vallecano karena berhasil membatasi intensitas serangan Barcelona untuk waktu yang lama.
Meskipun tuan rumah beberapa kali tampil tajam, aliran bola yang alami dari tiga pemain depan sering kali tidak terlihat. Umpan-umpan tidak menemui rekan setim, begitu pula dengan upaya dribel yang tidak berhasil.
Ini bukan berarti mereka bermain sangat buruk, tetapi pastinya bukan penampilan terbaik Raphinha, Robert Lewandowski, Ferran Torres, dan Lamine Yamal.
Tim tamu memiliki waktu persiapan satu hari lebih sedikit untuk pertandingan ini, tetapi mampu memotong beberapa serangan Barca dengan mudah. Ini adalah sebuah teguran keras bagi tim yang sedang mengejar gelar juara liga.
Peran Vital Joan Garcia di Bawah Mistar Gawang
Penggemar Barcelona telah menjadi sangat terbiasa dengan kehebatan Joan Garcia di bawah mistar gawang, sehingga tingkat performa seperti yang ia tunjukkan saat melawan Rayo kini menjadi sebuah ekspektasi dasar.
Penyelamatan terbangnya saat menepis sundulan Unai Lopez benar-benar kelas dunia, tetapi itu bukan satu-satunya penyelamatan berkualitas tinggi dari sang penjaga gawang.
Belum lagi betapa bagusnya ia dalam menggunakan kakinya seperti biasa, yang membuktikan betapa vital perannya bagi kelanjutan kesuksesan tim.
Tingkat performa seperti itulah yang membuat ia dibayar mahal, tentu saja, meskipun dampak buruknya jika ia sampai mengalami cedera sudah sangat jelas terbayangkan.
Sumber: Barca Blaugranes