Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Inter Milan, Aleksandar Kolarov, menilai kritik terhadap hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina hari Senin (23/03/2026) dini hari WIB tidak sepenuhnya adil.
Ia menegaskan bahwa I Nerazzurri tetap berada di posisi kuat dalam perburuan gelar Serie A. Inter Milan sempat unggul cepat lewat gol Francesco Pio Esposito hanya dalam 40 detik.
Namun, tuan rumah mampu menyamakan skor melalui Cher Ndour yang memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Yann Sommer atas tembakan Albert Gudmundsson.
Kolarov, yang menggantikan peran Cristian Chivu di pinggir lapangan karena sanksi, mengakui performa timnya belum maksimal.
Namun, ia menekankan bahwa Inter masih memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin dari urutan kedua, AC Milan.
"Kami memang tidak dalam periode terbaik, tapi kami unggul enam poin. Itu berarti kami melakukan sesuatu dengan benar,” ujar Kolarov.
Padatnya Jadwal
Aleksandar Kolarov juga menyoroti masalah yang tengah dihadapi Inter Milan, yakni sering kehilangan poin dari posisi unggul. Sepanjang musim ini, Inter telah kehilangan 12 poin dari situasi memimpin: terbanyak di liga.
Menurut Kolarov, faktor kelelahan akibat padatnya jadwal menjadi salah satu penyebab menurunnya performa tim. "Kami kurang determinasi dan ketajaman. Banyak pertandingan membuat kelelahan menumpuk,” jelasnya.
Meski demikian, ia tetap melihat hasil imbang di kandang Fiorentina sebagai hasil yang tidak sepenuhnya buruk, mengingat performa lawan yang sedang meningkat.
"Orang-orang seolah menganggap Inter harus selalu menang. Padahal, Fiorentina tim kuat dan sedang dalam tren bagus. Satu poin ini masih cukup positif," ujar eks pemain Manchester City ini.
Persaingan Papan Atas Semakin Ketat
Saat ini, persaingan papan atas semakin ketat. AC Milan kini hanya terpaut enam poin dari Inter, sementara Napoli berjarak tujuh poin, membuka peluang persaingan tiga tim hingga akhir musim.
Inter sendiri tengah mengalami tren negatif dengan empat laga tanpa kemenangan di semua kompetisi. Situasi ini juga bertepatan dengan absennya kapten Lautaro Martinez akibat cedera.
Kolarov menegaskan bahwa peran lini depan sangat vital dalam sistem permainan tim, namun ia juga menyoroti pentingnya distribusi bola dari lini belakang agar para penyerang bisa tampil optimal.
Setelah jeda internasional, Inter akan menghadapi laga krusial melawan AS Roma dan Como. Sementara itu, duel antara Milan kontra Napoli juga bisa menjadi faktor penentu dalam perburuan gelar.
Menutup pernyataannya, Kolarov memastikan sebagian besar pemain dalam kondisi fit untuk bergabung dengan tim nasional Italia yang kini ditangani Gennaro Gattuso jelang play-off Piala Dunia.