Cuma Jadi Cadangan Real Madrid saat El Derbi Madrileno, Trent Alexander-Arnold Ternyata Dihukum Alvaro Arbeloa

Trent Alexander-Arnold dan Kylian Mbappe yang awalnya diprediksi menjadi starter saat melawan Atletico Madrid, justru harus puas duduk di bangku cadangan Real Madrid.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 23 Maret 2026, 12:15 WIB
Bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold. (Paul ELLIS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid mungkin memenangkan El Derbi Madrileno dengan skor 3-2 atas Atletico Madrid pada Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Namun, keputusan susunan pemain dari Alvaro Arbeloa sempat membuat fans kebingungan.

Trent Alexander-Arnold dan Kylian Mbappe yang awalnya diprediksi menjadi starter saat melawan Atletico Madrid, justru harus puas duduk di bangku cadangan Real Madrid. Arbeloa lebih memilih memainkan Dani Carvajal dan Brahim Diaz sejak awal.

Advertisement

Keputusan untuk menurunkan Carvajal secara khusus merupakan langkah berani Arbeloa, mengingat ini baru kali ketiga kapten Real Madrid itu tampil sebagai starter sejak menjalani operasi lutut pada Oktober lalu.

Carvajal bertahan selama 64 menit hingga akhirnya Trent masuk untuk menggantikannya. Menariknya, mantan pemain Liverpool itu pada akhirnya sukses memberikan assist untuk gol penentu kemenangan yang dicetak Vinicius Junior.


Alasan Sebenarnya: Hukuman Keterlambatan

Bek Real Madrid asal Inggris #12, Trent Alexander-Arnold, terlihat dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan CA Osasuna di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada Rabu (20-8-2025) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Surat kabar Marca kini mengungkapkan fakta di balik keputusan itu. Trent sebenarnya dijadwalkan untuk tampil sebagai starter saat menghadapi Atleti.

Namun, karena ia datang terlambat di salah satu sesi latihan pada akhir pekan lalu, ia menerima hukuman berupa pencoretan dari susunan starting lineup.


Mengadopsi Ketegasan Ala Hansi Flick

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bereaksi saat pertandingan Liga Spanyol melawan Real Sociedad di San Sebastian, Spanyol, Senin (19/1/2026). (AP Photo/Miguel Oses)

Mencadangkan pemain karena masalah keterlambatan bukanlah hal yang baru dalam dunia sepak bola Spanyol, meskipun tindakan seperti ini jarang terlihat di Real Madrid.

Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, secara rutin mengambil langkah tegas ini ketika para pemainnya terlambat datang ke sesi latihan atau pertemuan tim. Kini, Arbeloa tampaknya mulai menerapkan aturan serupa untuk skuadnya.


Risiko Ruang Ganti dan Peluang Permanen Arbeloa

Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyaksikan pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante dari pinggir lapangan di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Langkah disipliner ini telah berjalan dengan sangat baik di Barcelona. Namun, mengingat banyaknya ego besar yang ada di dalam ruang ganti Real Madrid, taktik ini bisa dibilang cukup berisiko untuk diterapkan di sana.

Meskipun begitu, Arbeloa tampaknya memiliki dukungan penuh dari para pemainnya, sehingga ada peluang lebih besar mereka bisa menerima bentuk hukuman seperti ini.

Faktanya, ketegasan semacam ini memang sudah lama dibutuhkan di Real Madrid. Arbeloa telah membuktikan selama masa jabatannya yang singkat bahwa ia tidak takut untuk mengambil keputusan-keputusan besar ketika memang diperlukan.

Semua ketegasan ini pada akhirnya bisa saja memuluskan langkahnya untuk mempertahankan posisi sebagai pelatih kepala secara permanen pada musim panas mendatang.

Sumber: Football Espana


Persaingan di La Liga Spanyol

Berita Terkait