MU Masih Bimbang soal Michael Carrick, Dipermanenkan atau Cari Pelatih Baru?

Dilema MU, antara mempertahankan Michael Carrick atau mencari pelatih baru.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Maret 2026, 14:15 WIB
Hasil ini membuat skuad asuhan Michael Carrick tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Selain itu, tren positif tak pernah kalah dalam 11 laga terakhir di Liga Inggris terputus. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Bola.com, Jakarta - Situasi di kursi pelatih Manchester United masih belum menemui kejelasan. Hingga kini, petinggi klub disebut belum membuka pembicaraan resmi dengan kandidat lain untuk posisi pelatih kepala.

Sejak ditinggal Ruben Amorim pada Januari lalu, performa tim justru mengalami lonjakan signifikan di bawah arahan Michael Carrick. Perubahan tersebut terbilang mencolok.

Advertisement

Dalam periode sebagai pelatih interim, tim asuhan Carrick berhasil mengumpulkan 23 poin dari maksimal 30 poin yang tersedia. Catatan itu menjadikan mereka tim dengan performa terbaik di Premier League dalam periode tersebut.

Kebangkitan ini membuat MU berada di posisi yang sangat kuat untuk mengamankan tiket ke Liga Champions, bahkan membuka peluang besar finis di empat besar.


Belum Ambil Keputusan Final

Hal itu disampaikan MU di laman resmi klub pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United melihat arlojinya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Kendati hasil di lapangan menunjukkan tren positif, jajaran petinggi MU tetap berhati-hati dalam menentukan pelatih permanen. Mereka disebut tidak ingin terburu-buru dan masih mengevaluasi arah jangka panjang klub.

Menurut laporan Sky Sports News, Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, dan CEO, Omar Berrada, masih membuka berbagai opsi sambil melakukan penilaian menyeluruh terhadap sejumlah kandidat.

Sejauh ini, belum adanya pergerakan ke arah kandidat eksternal memperkuat indikasi bahwa Carrick mulai dipandang sebagai solusi jangka panjang, tentu dengan catatan ia mampu mempertahankan performa tim saat ini.

Di sisi lain, proses pengambilan keputusan menjadi sedikit lebih sederhana setelah Thomas Tuchel dan Carlo Ancelotti dipastikan akan melanjutkan karier di level timnas.

Meski begitu, dewan klub tetap bersikeras tidak akan terburu-buru sebelum benar-benar yakin dengan arah yang akan diambil.


Bayang-Bayang Kasus Solskjaer

Karakter Ole Gunnar Solskjaer yang dikenal dekat dengan pemain menjadi pertimbangan utama dirinya masuk dalam radar pelatih pengganti Thomas Tuchel di Bayern Munchen. Ia diharapkan mampu menjalin hubungan baik dengan para pemain Bayern Munchen. Selain itu, ia juga memiliki hubungan yang dekat dengan Direktur Olahraga Bayern Munchen saat ini, Christoph Freund. (AFP/Ian Kington)

Kehati-hatian ini tak lepas dari pengalaman masa lalu. Penunjukan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih permanen pada 2019 menjadi pelajaran penting bagi manajemen.

Saat itu, Solskjaer tampil impresif dengan meraih delapan kemenangan beruntun sebagai pelatih interim. Namun, performanya kemudian menurun setelah resmi dikontrak penuh waktu.

Kini, meski pendekatan taktik Carrick dinilai stabil dan mendapat respons positif dari pemain serta suporter, manajemen tetap waspada agar tidak terjebak dalam keputusan emosional yang didasarkan pada performa jangka pendek.

Prioritas utama bagi Berrada dan Wilcox adalah memastikan pelatih berikutnya benar-benar siap menghadapi tekanan besar dan tuntutan tinggi yang melekat pada posisi tersebut di MU.

 

Sumber: Sportsmole

Berita Terkait