Menyesal? Sir Alex Ferguson Ungkap Dua Legenda Inggris yang Gagal Ia Boyong ke MU

Sir Alex Ferguson buka-bukaan kegagalannya mendatangkan dua legenda Inggris ini ke MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Maret 2026, 11:15 WIB
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (tengah), menyaksikan dari tribune menjelang pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa antara Manchester United dan Athletic Bilbao di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 8 Mei 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda manajer Alex Ferguson dikenal sebagai satu di antara sosok paling sukses dalam sejarah sepak bola. Setelah meraih prestasi bersama St Mirren dan Aberdeen, ia membangun era kejayaan di Manchester United dengan segudang trofi.

Kemampuannya dalam mengelola pemain dan memenangkan gelar besar membuat banyak bintang dunia tertarik datang ke Old Trafford. Namun, Ferguson mengakui bahwa ia tidak selalu berhasil mendapatkan targetnya di bursa transfer.

Advertisement

Bertahun-tahun setelah pensiun sebagai pelatih dengan 13 gelar Premier League, Ferguson menyebut dua pemain legendaris Inggris yang pernah ingin ia rekrut, tetapi gagal diwujudkan.

Menariknya, nama-nama seperti Steven Gerrard, Alan Shearer, atau Frank Lampard tidak termasuk daftar tersebut.


Kagum kepada Adams dan Carragher

Tony Adams yang sepanjang kariernya hanya membela Arsenal mulai 1983/1984 hingga pensiun pada akhir musim 2001/2002 menjadi satu-satunya pemain Arsenal yang pernah menjabat kapten Timnas Inggris dengan status kapten utama. Dari total 66 caps bersama Three Lions, ia tercatat 15 kali menjadi kapten, termasuk pada putaran final Euro 1996 di mana Timnas Inggris tersingkir di babak semifinal usai kalah adu penalti dari Jerman. (AFP/Adrian Dennis)

Selama 27 tahun menangani MU, Ferguson memiliki banyak bek tengah top, seperti Rio Ferdinand, Jaap Stam, Nemanja Vidic, hingga Steve Bruce. Meski begitu, ia tetap mengagumi sosok pemimpin di lini belakang klub lain.

Dua nama yang disebut adalah legenda Arsenal, Tony Adams, serta ikon Liverpool, Jamie Carragher.

Dalam wawancara pada 2015, Ferguson bahkan menyebut Adams sebagai sosok yang sangat cocok bermain untuk MU.

"Saya pikir Tony Adams adalah pemain United yang mengenakan seragam Arsenal," ujar Ferguson.

"Saya pikir dia akan sangat sempurna untuk United. Saya sempat mencoba ketika dia berusia 19 tahun, di tim cadangan, tapi tidak ada peluang," ungkapnya.


Pujian Ferguson

2. Jamie Carragher (7 gol bunuh diri) - Carragher memulai dan menghabiskan kariernya sepak bolanya bersama Liverpool. Bek asal Inggris ini pernah 7 kali melakukan gol bunuh diri di kompetisi Premier League. (AFP/Paul Ellis)

Ferguson juga memuji Adams dan Carragher sebagai contoh pemain dengan determinasi tinggi.

"Mereka berdua adalah contoh sejauh mana Anda bisa melangkah dalam sepak bola jika memiliki tekad dan keinginan untuk sukses. Lihat karier mereka, luar biasa," katanya.

Adams dikenal sukses membawa Arsenal meraih dua gelar liga sebagai kapten, sementara Carragher menjadi bagian penting dalam satu di antara comeback terbesar dalam sejarah Liga Champions saat Liverpool bermain imbang 3-3 melawan AC Milan pada final 2005 sebelum akhirnya menang.

Ferguson bahkan menilai Carragher punya potensi menjadi pelatih.

"Saya pikir dia punya masa depan. Dia sekarang di televisi, tapi dia akan jadi manajer yang bagus. Dia punya kualitas itu," ujarnya.


Zola Masuk Daftar

Zola direkrut Chelsea dari Parma pada November 1996 dengan transfer senilai 4,5 juta Euro. Meskipun datang dengan kondisi layaknya terbuang dari Italia, Zola mampu menunjukkan kapabilitasnya di hadapan publik Stamford Bridge. (AFP/Hugo Philpott)

Selain dua nama tersebut, Ferguson mengungkap satu pemain lain yang ingin ia bawa ke Old Trafford, yakni legenda Chelsea, Gianfranco Zola.

Selama tujuh tahun di Chelsea, Zola dikenal memukau dengan kreativitas dan tekniknya yang khas.

"Dia membuat saya kesal. Dia salah satu pemain yang tidak terpengaruh oleh siapa lawannya," kata Ferguson.

Ferguson bahkan mengaku sangat menyukai gaya bermain Zola, sesuatu yang jarang ia ungkapkan tentang pemain lawan.

"Anda selalu melihat senyuman di wajahnya, dan itu membuat saya kesal. Saya berpikir, 'Bagaimana dia bisa menikmati bermain melawan United? Tidak ada pemain lain yang seperti itu.'"

"Tapi, dia pemain yang fantastis. Saya suka menontonnya. Dia pemain yang menyenangkan untuk dilihat. Fakta bahwa saya mengatakan itu tentang pemain lawan menunjukkan betapa besar rasa kagum saya kepadanya," imbuh Ferguson.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait