MotoGP 2026: Marc Marquez Beberkan Kelemahan Motornya setelah Balapan di Brasil

Marc Marquez mengungkap satu kelemahan utama yang masih mengganjal performanya usai MotoGP Brasil. Meski tampil kompetitif sepanjang akhir pekan, pembalap Ducati itu merasa belum mampu tampil maksimal, terutama di fase awal balapan.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 24 Maret 2026, 20:15 WIB
Pembalap Spanyol Marc Marquez dari Tim Ducati Lenovo di Sirkuit Internasional Chang di Buriram, Thailand, Minggu, 1 Maret 2026. (AP Photo/Kittinun Rodsupan)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mengungkap satu kelemahan utama yang masih mengganjal performanya usai MotoGP Brasil. Meski tampil kompetitif sepanjang akhir pekan, pembalap Ducati itu merasa belum mampu tampil maksimal, terutama di fase awal balapan.

Sang juara dunia bertahan sebenarnya sempat menunjukkan sinyal kebangkitan. Ia sukses meraih kemenangan di Sprint Race, namun hanya mampu finis di posisi ketiga pada balapan utama.

Advertisement

Hasil tersebut membuat Marquez harus puas berada di belakang para rivalnya, termasuk Fabio di Giannantonio yang terlibat duel sengit dengannya sepanjang akhir pekan.

Di sisi lain, kemenangan berhasil diamankan oleh pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yang tampil dominan dengan selisih waktu cukup jauh dari para pesaingnya.

 


Start Jadi Masalah Utama

Balapan yang digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, pada Sabtu 21 Maret 2026 waktu setempat atau Minggu (22/3/2026) dini hari WIB juga diwarnai beberapa kecelakaan. Tampak dalam foto, pembalap Red Bull KTM Tech3 asal Spanyol, Maverick Vinales terjatuh saat Sprint Race MotoGP Brasil 2026 di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Sabtu 21 Maret 2026 waktu setempat atau Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. (EVARISTO SA/AFP)

Marquez secara jujur mengakui bahwa satu-satunya hal yang masih kurang dari performanya adalah start yang tidak optimal.

“Saya kehilangan banyak di lap-lap awal, hanya itu. Feeling-nya belum saya dapatkan, dan di situlah saya harus berkembang,” ujar Marquez.

Ia menyebut kehilangan waktu cukup signifikan di awal balapan akibat kurangnya rasa percaya diri terhadap motor, yang berdampak pada ritmenya secara keseluruhan.

Lebih dari separuh selisih waktu dengan Bezzecchi bahkan terjadi pada fase awal tersebut, sebelum akhirnya ia mulai menemukan ritme di pertengahan hingga akhir balapan.

 


Sempat Kehilangan Posisi Krusial

Marc Marquez berduel dengan Digia di Sprint Race MotoGP Brasil 2026 (AFP)

Situasi Marquez semakin sulit setelah ia disalip oleh di Giannantonio dan Jorge Martin, yang membuatnya kehilangan jalur bebas di depan.

Kondisi tersebut membuatnya kesulitan untuk mengembangkan kecepatan maksimal, terutama di trek yang memiliki karakteristik sulit untuk menyalip.

“Saya mencoba tetap tenang dan tidak memaksakan diri agar ban tidak cepat habis,” jelas Marquez.

“Saat berada di belakang Jorge dan Fabio, saya tidak pernah cukup dekat untuk melakukan overtake dengan nyaman. Itu juga dipengaruhi karakter lintasan,” lanjutnya.

 


Bangkit di Akhir Balapan

Pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez (kiri) beradu kecepatan dengan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) saat Sprint Race MotoGP Brasil 2026 di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Sabtu 21 Maret 2026 waktu setempat atau Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez sukses merebut kemenangan dalam Sprint Race MotoGP Brasil 2026. (EVARISTO SA/AFP)

Meski kesulitan di awal, Marquez menunjukkan peningkatan signifikan seiring berjalannya balapan. Ia bahkan terlibat duel sengit dengan di Giannantonio pada lap-lap akhir.

Puncaknya terjadi di lap terakhir ketika Marquez mencatatkan waktu terbaiknya, finis hanya terpaut beberapa persepuluh detik dari rivalnya tersebut.

Ia pun menilai akhir pekan di Brasil tetap memberikan banyak hal positif.

“Kami tidak terlalu jauh dari para pemimpin. Ada beberapa area yang perlu kami perbaiki,” katanya.

“Memang hari ini saya tidak punya kecepatan untuk bertahan di depan, tapi secara keseluruhan ini akhir pekan yang positif,” tambahnya.

 


Aprillia dan Bezzecchi Sedang On Fire

Marquez juga tidak ragu memberikan pujian kepada performa Bezzecchi dan Aprilia yang sedang dalam tren luar biasa.

Menurutnya, kesuksesan tersebut merupakan kombinasi sempurna antara pembalap dan motor.

“Saya selalu melihat paketnya secara keseluruhan, pembalap dan motor. Bukan hanya pembalap atau hanya motor, tapi keduanya,” ujar Marquez.

“Saat ini mereka tampil sangat baik,” tegasnya.

Dengan hasil tersebut, Bezzecchi kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 22 poin atas Marquez yang berada di posisi kelima.

Balapan selanjutnya di Circuit of the Americas (COTA) akan menjadi kesempatan bagi Marquez untuk memperbaiki start dan kembali bersaing di barisan depan.

Berita Terkait