Thomas Tuchel: Trent Alexander-Arnold Harus Legawa Dicoret dari Timnas Inggris

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui keputusan mencoret Trent Alexander-Arnold bisa dianggap tidak adil.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 27 Maret 2026, 15:15 WIB
Bek Timnas Inggris, Trent Alexander-Arnold. (Bola.com/Dok.HENRY NICHOLLS / AFP).

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui keputusan mencoret Trent Alexander-Arnold bisa dianggap tidak adil. Namun, Tuchel meminta Alexander-Arnold untuk legawa menerima namanya tak masuk daftar Tim Tiga Singa.

Thomas Tuchel tidak memasukkan bek Real Madrid tersebut ke skuad berisi 35 pemain untuk laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang di Wembley, akhir Maret ini.

Advertisement

Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi pemain Inggris menunjukkan kualitasnya sebelum skuad final berlaga di Piala Dunia 2026 diumumkan.

Situasi Alexander-Arnold semakin sulit karena juga tidak dipanggil sebagai pengganti ketika Jarrell Quansah mengalami cedera. Tuchel justru memilih bek Arsenal, Ben White, yang kembali ke Timnas Inggris setelah absen cukup lama.

 


Tuchel Akui Keputusan Berat

Meskipun begitu, strategi pelatih asal Jerman tersebut akan membuka lebih banyak opsi pemain sekaligus menjaga kondisi fisik para bintang utamanya. (AFP/Paul Ellis)

Thomas Tuchel menyadari keputusan tersebut menimbulkan banyak sorotan. Dia bahkan tak menampik pilihan untuk tak memboyong eks bek Liverpool tersebut sebagai pilihan yang berpotensi terasa tidak adil.

"Itu murni keputusan olahraga. Mungkin pilihan yang sulit dan sampai tingkat tertentu tidak adil," kata Tuchel.

"Saya tahu akan ada kegaduhan jika Anda meninggalkan pemain seperti Trent. Kami sudah berbicara lewat telepon dan saya mencoba menjelaskan situasinya. Dia hanya harus menerimanya," lanjutnya.

 


Kembalinya Ben White Picu Kritik

Pemain Arsenal, Ben White memegang bola saat laga putaran ketiga Piala FA 2023/2024 melawan Liverpool di Emirates Stadium, London, Inggris, Minggu (07/01/2024) WIB. Penggunaan jersey serba putih ini merupakan kampanye Arsenal untuk melawan kekerasan dan kejahatan di kalangan remaja. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Keputusan Tuchel memanggil kembali Ben White juga menuai kritik. Bek Arsenal tersebut terakhir kali membela Inggris saat Piala Dunia 2022, sebelum meninggalkan skuad lebih awal dan sempat menolak panggilan di era pelatih sebelumnya, Gareth Southgate.

Tuchel mengungkapkan respons White saat ditanya soal kemungkinan kembali ke tim nasional sangat positif dan emosional.

"Begitu saya bertanya apakah dia siap bermain untuk saya dan untuk Inggris, dia langsung menjawab tanpa ragu jika dia ingin kembali. Reaksinya sangat cepat, penuh antusiasme dan emosional. Itu menunjukkan kesungguhannya," ujar pelatih asal Jerman tersebut.

Sumber: NDTV

Berita Terkait