Setelah 52 Tahun, DR Kongo Kembali ke Piala Dunia, Disambut Bak Pahlawan di Kinshasa

Kebahagiaan luar biasa menyelimuti Timnas DR Kongo. Tim berjuluk Leopards itu akhirnya memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026, mengakhiri penantian panjang sejak terakhir tampil pada 1974.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 06 April 2026, 16:30 WIB
Suporter Kongo saat mendukung tim nasional mereka dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika melawan Nigeria di Rabat, Maroko, Minggu (16/11/2025) waktu setempat. (AP Photo)

Bola.com, Jakarta - Kebahagiaan luar biasa menyelimuti Timnas DR Kongo. Tim berjuluk Leopards itu akhirnya memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026, mengakhiri penantian panjang sejak terakhir tampil pada 1974.

Kepulangan mereka ke ibu kota Kinshasa pada Minggu menjadi momen bersejarah. Ribuan suporter turun ke jalan menyambut para pemain dengan penuh antusiasme.

Advertisement

Perjalanan dari bandara menuju pusat kota yang biasanya hanya memakan waktu singkat berubah menjadi iring-iringan panjang selama hampir empat jam. Bukan karena kemacetan, melainkan lautan manusia yang ingin merayakan keberhasilan tim nasional mereka.

Sepanjang jalan, warna biru, kuning, dan merah mendominasi. Nyanyian, tabuhan drum, serta suara vuvuzela menggema, menciptakan suasana pesta yang jarang terjadi.

 


Sambutan Negara dan Apresiasi untuk Para Pemain

Starting XI pemain Kongo dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika melawan Nigeria di Rabat, Maroko, Minggu (16/11/2025) waktu setempat. (AP Photo)

Pencapaian ini tidak hanya dirayakan oleh masyarakat, tetapi juga mendapat apresiasi langsung dari pemerintah. Presiden Felix Tshisekedi memberikan penghormatan khusus kepada para pemain.

“Saya sudah berjanji bahwa jika mereka membawa kami ke Piala Dunia, rakyat dan pemerintah akan memenuhi apa yang mereka minta,” ujarnya.

Ia bahkan mengumumkan bahwa seluruh pemain telah mendapatkan hadiah berupa mobil dan rumah dari pemerintah sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka.

Kapten tim, Chancel Mbemba, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah milik seluruh rakyat.

“Ini bukan hanya perjuangan kami. Seluruh negara berdiri bersama kami sejak awal. Ini adalah kemenangan untuk semua,” katanya.

 


Harapan Baru dan Tantangan di Piala Dunia

Pemain Kongo, Ngal'ayel Mukau berebut bola dengan pemain Nigeria, Wilfred Ndidi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika melawan Nigeria di Rabat, Maroko, Minggu (16/11/2025) waktu setempat. (AP Photo)

Bagi masyarakat DR Kongo, keberhasilan ini menjadi simbol persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Euforia juga terasa di berbagai titik kota, termasuk di Palais du Peuple, tempat ribuan suporter berkumpul merayakan pencapaian bersejarah ini.

Salah satu suporter, Kevin Nsimbi, mengungkapkan kebanggaannya terhadap tim nasional.

“Ini sebuah kehormatan. Mereka telah berjuang dengan segala keterbatasan dan tidak pernah menyerah,” ujarnya.

Kini, fokus mulai beralih ke putaran final Piala Dunia 2026. DR Kongo dijadwalkan menghadapi Portugal pada 17 Juni, lalu Kolombia pada 23 Juni, dan Uzbekistan pada 27 Juni.

Setelah lebih dari setengah abad absen, DR Kongo kini kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia. Mereka tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi juga membawa ambisi untuk memberi kejutan.

Berita Terkait