Bola.com, Jakarta - Bintang Bayern Munchen, Joshua Kimmich, menyebut rival yang bisa menjadi sandungan terberat untuk mewujudkan ambisi timnya meraih trofi Liga Champions.
Bayern Munchen telah memastikan tiket ke semifinal setelah menyingkirkan Real Madrid di perempat final. Tim raksasa Jerman tersebut berhasil menang 2-1 pada leg pertama di markas Real Madrid pekan lalu.
Namun, anggapan bahwa tim asuhan Vincent Kompany akan melaju mudah ke semifinal langsung terpatahkan ketika Arda Guler memanfaatkan kesalahan langka Manuel Neuer dan mencetak gol di menit-menit awal pada pertandingan leg kedua, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.
Aleksandar Pavlovic segera menyamakan kedudukan untuk tuan rumah, tetapi Real Madrid kembali unggul di pertengahan babak pertama lewat tendangan bebas brilian Guler.
Kapten Inggris Harry Kane membawa Bayern kembali menyamakan skor, namun Real Madrid kembali unggul sebelum turun minum melalui Kylian Mbappe.
Klub La Liga itu kemudian harus bermain dengan 10 orang di akhir laga. Bayern memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mencetak dua gol tambahan melalui Luis Diaz dan Michael Olise.
Sebagai hasilnya, Bayern akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain di semifinal Liga Champions, setelah PSG tampil dominan saat menyingkirkan Liverpool.
Penuh Drama
Di semifinal lainnya, pemuncak Premier League Arsenal akan menghadapi Atletico Madrid setelah masing-masing mengalahkan Sporting dan Barcelona.
Berbicara kepada DAZN setelah Bayern menyingkirkan Madrid, Kimmich mengomentari duel seru melawan Real Madrid.
“Pertandingannya penuh drama. Tentu saja, kami tidak memulai laga seperti yang kami inginkan. Tapi saat jeda, kami merasa keunggulan ada di pihak kami seiring berjalannya waktu. Kesabaran kami terbayar hingga akhir," ujar Kimmich.
“Kami tahu kedua tim bisa saling menyakiti, Bayern dengan pressing tinggi, Real Madrid lewat serangan balik cepat."
“Kami memulai dengan buruk, lalu kebobolan lagi dari tendangan bebas dan serangan balik. Babak pertama sangat kacau. Babak kedua lebih tenang; kami lebih mengontrol permainan dan akhirnya bisa menang," imbuh dia.
Tim Terbaik
Kimmich juga menyebut Bayern dan PSG sebagai dua tim terbaik di Eropa menjelang semifinal yang menarik. Dia mengakui PSG merupakan rival terberat Bayern dalam misi merengkuh trofi Liga Champions.
“Saya tidak merasa ini adalah penampilan terbaik kami. Ini bukan laga terbaik kami," ujar Kimmich.
“Tapi tentu kami senang dengan kemenangan ini. Kami lolos ke semifinal dengan dua kemenangan, dan saya percaya tim-tim terbaik di Eropa kini akan bertemu di semifinal.”
Sumber: Metro