BRI Super League: Hadapi Mantan Klub, Eks Bek Timnas Indonesia Tegaskan Profesionalisme di Laga Bhayangkara FC Vs PSIM

PSIM akan menantang tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (17/4/2026) sore WIB. Duel ini jadi momen penting bagi Laskar Mataram untuk bangkit setelah empat laga terakhir tanpa kemenangan.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 17 April 2026, 09:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-22, Andy Setyo, saat latihan di Stadion Rizal Memorial, Manila, Jumat (22/11). Latihan ini persiapan jelang laga SEA Games 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Bek PSIM Yogyakarta, Andy Setyo, menegaskan komitmen tampil profesional saat melawan mantan timnya, Bhayangkara FC, pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.

PSIM akan menantang tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (17/4/2026) sore WIB. Duel ini jadi momen penting bagi Laskar Mataram untuk bangkit setelah empat laga terakhir tanpa kemenangan.

Advertisement

Sementara di sisi lain, PSIM datang dengan kondisi pincang. Sejumlah pemain inti absen, termasuk duo bek asing Yusaku Yamadera dan Franco Ramos yang menepi karena akumulasi kartu kuning.

Saat ini, Laskar Mataram menempati peringkat kesembilan klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 38 poin. Adapun Bhayangkara FC berada di posisi kelima dengan raihan 44 angka.

 
 

Profesional Hadapi Mantan Klub

Andy Setyo berpeluang besar tampil sebagai starter dalam pertandingan ini. Mantan pemain Timnas Indonesia itu diplot untuk mengisi kekosongan di lini belakang yang ditinggalkan Franco Ramos.

Menghadapi Bhayangkara FC, klub yang pernah ia bela musim lalu di Pegadaian Liga 2, Andy menegaskan tidak ada sentimen khusus yang memengaruhi performanya di lapangan.

"Sekarang sudah di tim berbeda. Walaupun berhadapan, ya tetap maksimal. Tetap cari tiga poin dan berjuang buat tim yang sekarang. Targetnya tentu meraih kemenangan," ujar Andy pada Kamis (16/4/2026).

"Ya, pasti saya akan maksimalkan. Kalau sudah diberi kepercayaan saya siap memberikan yang terbaik buat tim. Dan enggak ada persiapan secara khusus jelang laga ini," sambungnya.


Jaga Emosi di Laga Sarat Tensi

Reva Adi Utama saat PSIM Yogyakarta bertanding melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

 

Sementara itu, bek sekaligus kapten tim PSIM, Reva Adi Utama, menyoroti potensi tingginya tensi pertandingan melawan Bhayangkara FC. Ia menilai laga ini punya nuansa layaknya derby.

"Ya, pastinya setiap pertandingan bagi kami adalah final, karena setiap laga kami ingin mendapatkan poin maksimal. Tentu saja di setiap pertandingan itu ada emosi dan ketegangan, tapi itu hal yang biasa," kata Reva Adi.

"Yang paling penting kami berkomunikasi dengan tim untuk bisa lebih mengontrol diri, lebih tenang, dan bisa mengatasi tekanan. Laga ini seperti derbi. Jadi kita harus lebih tahu, lebih dewasa di lapangan dalam mengambil keputusan maupun melakukan tindakan."

​"Kami harus berpikir apakah tindakan itu bisa berdampak buruk bagi tim atau tidak, karena itu sangat bisa merugikan tim. Kami harus memikirkan itu agar besok bisa tampil maksimal dan mengambil poin. Jadi, kami sudah siap untuk menghadapi tensi laga tersebut," lanjutnya.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait