Perpisahan Emosional Bernardo Silva: Tinggalkan Manchester City Setelah 9 Tahun Penuh Trofi

Gelandang andalan Manchester City, Bernardo Silva, resmi mengumumkan kepergiannya pada akhir musim ini

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 17 April 2026, 07:41 WIB
Bernardo Silva. Gelandang serang Portugal berusia 28 tahun yang kini menjalani musim ke-6 bersama Manchester City ini total telah meraih 4 gelar Liga Inggris bersama The Citizens sebagai satu-satunya klub yang pernah dan masih dibelanya di Liga Inggris. Empat gelar tersebut diraihnya pada musim 2017/2018, 2018/2019, 2020/2021 dan 2021/2022. Hingga kini ia telah tampil dalam 170 laga di Liga Inggris dengan torehan 31 gol dan 31 assist. (AFP/Pool/Peter Powell)

Bola.com, Jakarta - Gelandang andalan Manchester City, Bernardo Silva, resmi mengumumkan kepergiannya pada akhir musim ini, mengakhiri perjalanan panjang selama sembilan tahun bersama klub.

Pemain berusia 31 tahun tersebut menyampaikan pesan emosional melalui media sosial, mengucapkan terima kasih kepada para penggemar dan seluruh elemen klub yang telah menjadi bagian penting dalam kariernya.

Advertisement

"Dalam beberapa bulan ke depan, saatnya mengucapkan selamat tinggal pada kota di mana kami tidak hanya meraih begitu banyak sebagai klub sepak bola, tetapi juga tempat saya memulai pernikahan dan keluarga saya. Dari lubuk hati terdalam, Ines dan Carlota, terima kasih!" tulisnya di media sosial, Kamis (16/4/2026).

Selama membela Manchester City, Silva menjadi salah satu pilar utama kesuksesan tim di bawah asuhan Pep Guardiola. Ia turut berkontribusi dalam berbagai gelar bergengsi, termasuk enam trofi Premier League dan satu gelar Liga Champions.


Era Emas

Gelandang Manchester City, Bernardo Silva, membantu timnya menorehkan treble winner pada musim ini. (AFP/FRANCK FIFE)

Kepergiannya menandai berakhirnya era emas yang telah ia bangun bersama klub, termasuk musim treble bersejarah yang menjadi salah satu pencapaian tertinggi dalam sejarah City. 

"Untuk para fans, dukungan tanpa syarat kalian selama ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan. Tujuan utama saya sebagai pemain adalah selalu bermain dengan penuh semangat agar kalian bisa merasa bangga dan terwakili di lapangan. Saya harap kalian merasakan itu di setiap pertandingan. Saya datang sebagai pemain Man City, dan saya pergi sebagai salah satu dari kalian, seorang pendukung Man City seumur hidup. Terus dukung tim muda ini, dan saya yakin mereka akan memberikan banyak kenangan indah di masa depan."

"Untuk klub, Pep, staf, dan semua rekan setim saya selama 9 tahun ini, terima kasih atas semua kenangan dan telah memberi saya kesempatan menjadi bagian dari perjalanan panjang ini. Suasana yang kita ciptakan setiap hari di tempat latihan membuat saya merasa seperti di rumah dan menjadi bagian dari keluarga besar. Mari kita nikmati bersama minggu-minggu terakhir ini dan berjuang untuk apa yang masih bisa kita raih musim ini?"

 


Pujian Tinggi dari Haaland

Gelandang Manchester City, Bernardo Silva, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (24/4). Laga Man United vs Man City berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tim asuhan Josep Guardiola. (AP/Jon Super)

Rekan setimnya, Erling Haaland, memberikan pujian tinggi kepada Silva. Ia bahkan menyebut gelandang asal Portugal itu sebagai pemain paling cerdas yang pernah bermain bersamanya.

Haaland juga menyoroti peran krusial Silva dalam momen-momen penting, termasuk kontribusinya saat menghadapi Bayern Munich dan Real Madrid di Liga Champions.

“Sulit menemukan kata-kata untuk menggambarkan betapa pentingnya dia bagi klub ini selama sembilan tahun terakhir,” ungkap Haaland.


Dilirik Raksasa Eropa

Statusnya yang akan berstatus bebas transfer membuat Silva langsung menjadi incaran banyak klub top Eropa. FC Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Juventus disebut siap bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya pada bursa transfer musim panas.

Dengan pengalaman, kualitas teknik, dan fleksibilitas bermain, Silva diyakini masih menjadi aset berharga di level tertinggi sepak bola Eropa.

Berita Terkait