Bola.com, Jakarta - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjalani musim yang mengesankan meskipun timnya, Cremonese, masih harus berjuang untuk menjauh dari ancaman degradasi dari Serie A.
Sampai saat ini, Emil Audero masih menjadi penjaga gawang nomor satu yang dipercaya Cremonese. Catatan penampilan musim ini mengalami lonjakan yang drastis setelah sempat menurun pada dua edisi sebelumnya.
Bersama tim promosi itu, Emil Audero setidaknya sudah bermain sebanyak 29 kali untuk memproteksi gawang Cremonese. Sepanjang musim ini, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, itu hanya absen empat kali.
Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman yang sudah kenyang asam garam kasta tertinggi Liga Italia, Emil Audero diharapkan bisa membantu perjuangan Cremonese untuk lolos dari ancaman degradasi pada akhir musim nanti.
Pemain Paling Diandalkan
Catatan penampilan Audero bersama Cremonese pada musim ini telah membuktikan bahwa dia bisa kembali jadi andalan di kasta tertinggi Liga Italia. Dari total 29 penampilan, dia sudah mengamankan 2.610 menit bermain.
Jumlah ini menempatkan Emil Audero sebagai pemain dengan menit bermain terbanyak di Cremonese. Sebab, tak ada pemain lain yang bisa menghasilkan durasi panjang secara konsisten seperti kiper berusia 28 tahun itu.
Dari semua penampilannya itu, kiper Timnas Indonesia itu setidaknya sudah menghasilkan sembilan kali nirbobol. Namun, gawangnya juga kemasukan jumlah gol yang tinggi karena kebobolan 40 gol di Serie A.
Dengan catatan ini, Emil Audero menjadi kiper di urutan ke-11 dengan catatan nirbobol terbanyak. Dia masih kalah jauh dengan nama-nama mentereng, seperti Jean Butez (Como) dengan catatan 15 cleansheet, maupun Yann Sommer (Inter Milan) dengan 14 nirbobol.
Kembali Tampil Konsisten
Penampilan Emil Audero musim ini seperti menjadi titik balik yang krusial dalam kariernya. Sebab, ia sempat mengalami kesulitan pada dua musim terakhir, dan akhirnya harus terdampar di kasta kedua Liga Italia alias Serie B.
Momen itu diawali dari kepindahannya ke Inter Milan pada musim 2023/2024. Kiper kelahiran 18 Januari 1997 ini kesulitan menggusur posisi Yann Sommer dan hanya mampu mengukir empat penampilan pada musim itu.
Lalu, dia memutuskan pindah menuju tim promosi, Como 1907, pada musim 2024/2025. Lagi-lagi dia tidak bisa menjadi andalan utama, dan akhirnya dipinjamkan ke klub Serie B, Palermo, pada putaran kedua.
Kini, pada masa peminjamannya bersama Cremonese, dia bisa kembali mengukir menit bermain yang konsisten di Serie A. Pada akhir musim nanti, masa peminjamannya akan berakhir, dan ia bakal kembali ke klub lamanya.
Jika melihat performa Jean Butez yang sulit tergusur dari posisi nomor satu di Como 1907, Emil Audero tampaknya bakal kembali kesulitan untuk mendapatkan menit bermain yang reguler pada musim depan.
Perjuangkan Nasib Cremonese
Sebelum berpikir jauh untuk menebak-nebak masa depan Emil Audero, hal yang perlu dicatat ialah peluang kiper Timnas Indonesia itu untuk membantu Cremonese lepas dari ancaman degradasi pada akhir musim nanti.
Untuk saat ini, Cremonese masih berada di peringkat 17 klasemen dengan koleksi 28 poin. Jumlah ini setara dengan milik tim yang berada di bawahnya, Lecce, yang terkungkung di zona degradasi Serie A 2025/2026.
Emil Audero dan kawan-kawan setidaknya masih memiliki lima pertandingan tersisa untuk bisa menyelamatkan nasib Cremonese. Namun, dari lima laga itu, mereka akan berjumpa tim-tim papan atas yang merepotkan.
Pada pekan ke-34, misalnya, mereka bakal bersua Napoli yang kini berada di peringkat tiga klasemen. Sedangkan pada pekan terakhir nanti, Cremonese akan menjamu Como yang saat ini menempati posisi kelima.