Bola.com, Jakarta - Tato garis hitam melingkar di lengan yang belakangan sering terlihat pada sejumlah pesepak bola ternyata menyimpan berbagai makna berbeda, termasuk konotasi dewasa yang baru diketahui banyak orang.
Model tato tersebut biasanya berbentuk satu garis hitam tebal atau dua garis hitam melingkar di bagian lengan.
Dalam beberapa tahun terakhir, desain itu makin populer di kalangan atlet sepak bola profesional.
Bagi sebagian orang, tato tersebut melambangkan duka, kehilangan, kekuatan, hingga ikatan keluarga. Namun, di sisi lain, simbol itu juga disebut memiliki makna seksual tertentu dan cukup dikenal di sebagian komunitas LGBTQ+, meski penggunaannya tidak terbatas pada kelompok tersebut.
Itulah mengapa, interpretasi tato tersebut sangat bergantung pada pemakainya.
Cerita Joe Hart
Mantan kiper Manchester City dan Timnas Inggris, Joe Hart, termasuk satu di antara figur sepak bola yang memiliki tato model tersebut.
Namun, Hart menegaskan tidak ada makna khusus di balik tato hitam yang melingkar di lengannya. Ia justru menganggapnya sebagai simbol "pelindung" bagi dirinya sendiri.
"Awalnya cuma garis tipis biasa. Lalu ketika saya pindah ke Italia, saya mulai melihat gaya tato 'band work' dan 'black work'," kata Hart kepada SPORTbible awal tahun ini.
"Saya juga punya teman di Shrewsbury yang membuat tato seperti itu dan saya langsung menyukainya," imbuhnya.
Tidak Bermakna Tertentu
Hart menegaskan tatonya tidak dibuat untuk menyampaikan pesan tertentu.
"Sebenarnya tidak punya arti apa pun, tetapi saya melihatnya seperti zirah untuk diri saya sendiri. Saya suka memakainya. Itu membuat saya terdorong untuk tetap bugar, sehat, dan kuat," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan perbedaan konsep tato di kedua sisi tubuhnya.
"Sisi kanan saya lebih agresif, sementara di sisi kiri ada beberapa tato yang lebih bermakna soal keluarga," ujar kiper yang sekarang memperkuat Shrewsbury Town tersebut.
Makna X-Rated?
Meski begitu, tidak semua orang memiliki alasan yang sama ketika memilih desain tato tersebut.
Beberapa sumber menyebut tato garis hitam itu juga dikenal sebagai simbol yang berkaitan dengan aktivitas seksual tertentu. Karena itulah, desain tersebut sempat dianggap memiliki makna "X-rated" atau konotasi dewasa.
Namun, studio tato "Solong Tattoo" menilai desain tersebut tetap bersifat terbuka dan bisa dimaknai secara personal oleh setiap pemiliknya.
"Daya tarik tato dua garis di lengan melampaui batas gender," tulis Solong Tattoo di situs resminya.
"Fleksibilitas desainnya membuat tato ini diminati baik pria maupun wanita," lanjutnya.
Mereka menjelaskan bahwa bagi pria, tato tersebut sering dikaitkan dengan kekuatan dan daya tahan. Sementara bagi perempuan, desain itu kerap dianggap melambangkan keanggunan dan ketangguhan.
"Desainnya yang universal membuat tato ini mudah disesuaikan dan tetap bermakna tanpa memandang gender," jelas Solong Tattoo.
Daya tarik tato dua garis di lengan terletak pada kesederhanaannya serta potensi simbolis yang sangat luas,” lanjut pernyataan tersebut.
Sumber: Sportbible