Menang Telak dan Bertahan di BRI Super League Musim Depan, Marcos Reina Sebut Persik Hampir Kena Jebakan Semen Padang

Persik Kediri memastikan diri bertahan di pentas BRI Super League musim depan.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 09 Mei 2026, 16:15 WIB
Persik Kediri memastikan diri bertahan di pentas BRI Super League musim depan. (Dok Persik)

Bola.com, Kediri - Persik Kediri memastikan diri bertahan di pentas BRI Super League musim depan. Kemenangan telak atas Semen Padang 3-0 pekan ke-32 di Stadion Haji Agus Salim Padang, Jumat (8/5/2026), jad laga penentu masa depan Macan Putih.

Tiga gol Persik hasil brace yang diukir Jose Enrique menit ke-3 dan 52'. Ditutup gol sontekan Adrian Luna menit ke-55. Hasil sempurna ini menambah koleksi Persik menjadi 39 poin.

Advertisement

Ini momen kedua berurutan bagi Persik lolos dari lubang jarum neraka degradasi.

Musim lalu, Divaldo Alves menyelamatkan tim asal Kota Kediri ini pada pekan ke-32, setelah mempermalukan Arema FC 3-0 pada momen kembalinya Singo Edan beraksi di Stadion Kanjuruhan Malang lagi.


Lolos dari Jebakan

Jose Enrique rayakan gol di laga Semen Padang vs Persik Kediri. (X Persik Kediri)

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut anak asuhnya berhasil lolos dari jebakan penggawa Semen Padang.

"Kami tahu pertandingan hari ini seperti jebakan. Semen Padang sudah terdegradasi. Pemain Persik mungkin berpikir lawan sudah tak punya ambisi untuk diperjuangkan. Bagi saya pertandingan seperti ini sangat berbahaya," katanya.

Dia pun menyaksikan daya juang anak buah Imran Nahumarury yang bermain tanpa beban di laga itu. Bahkan beberapa kali Irsyad Maulana dan koleganya punya peluang merobek jala gawang Persik.

"Semen Padang bermain bukan seperti tim yang sudah degradasi. Mereka punya beberapa momen membahayakan kami. Untung kami bisa menggagalkan upaya mereka," ucapnya.

Semen Padang vs Persik Kediri. (Bola.com/Dok.Instagram Persik Kediri).

Arsitek asal Spanyol itu bersyukur Hamra Hehanusa dkk. tetap punya tekad bulat mengalahkan Kabau Sirah.

"Namun kami bermain dengan mentalitas yang tepat. Kami tahu ini adalah pertandingan sangat penting yang menentukan masa depan Persik. Kami sangat membutuhkan poin agar posisi aman. Sebenarnya kami hanya butuh satu angka. Tapi kami berhasil dapat poin mutlak," tuturnya.

Mantan jurutaktik klub Ranger's di Liga Andorra itu mengungkapkan Persik berangkat ke Padang dengan modal dua laga berat sebelumnya kontra Borneo FC dan Arema FC.

"Kami punya modal main bagus saat kalah dari Borneo FC. Kemenangan atas Arema FC menambah spirit para pemain. Makanya kami langsung menekan sejak menit pertama dan berhasil cetak gol," ujarnya. 

Berita Terkait