5 Kunci Barcelona Rebut Mahkota Liga Spanyol 2025/2026: Skuad Lagi Bagus-bagusnya, Real Madrid Sedang Tak Berdaya

Berikut lima kunci yang membuat Barcelona sukses meraih gelar kedua secara beruntun.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 11 Mei 2026, 14:15 WIB
Barcelona meraih gelar LaLiga 2025/2026. (Photo AFP, Design generated AI)

Bola.com, Jakarta - Barcelona kembali menunjukkan dominasinya di kompetisi domestik setelah sukses mempertahankan gelar LaLiga musim 2025/2026. Kepastian juara didapat usai menundukkan rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor 2-0 dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu (11/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut membuat pasukan asuhan Hansi Flick unggul 14 poin di puncak klasemen dengan hanya tiga pertandingan tersisa. Gelar ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan Barcelona membangun tim yang solid meski tidak memiliki kekuatan finansial sebesar rival-rival mereka.

Advertisement

Untuk kedua kalinya dalam sejarah La Liga, gelar juara dipastikan langsung dalam duel El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid.

Sebelumnya, momen serupa hanya pernah terjadi pada musim 1931/1932 ketika Real Madrid memastikan gelar usai bermain imbang 2-2 melawan Barcelona.

Berikut lima kunci yang membuat Barcelona sukses meraih gelar kedua secara beruntun.


Lamine Yamal

Selebrasi Lamine Yamal dalam laga Barcelona vs Celta Vigo di Liga Spanyol 2025/2026, Kamis (23/4/2026). (AP Photo/Joan Monfort)

Salah satu faktor utama keberhasilan Blaugrana musim ini adalah penampilan luar biasa wonderkid mereka, Lamine Yamal. Winger berusia 18 tahun itu tampil semakin matang dan menjadi pembeda dalam banyak pertandingan penting.

Yamal mencetak 16 gol dan 12 assist di LaLiga musim ini, menjadikannya pemain paling produktif Barcelona. Meski sempat terganggu cedera pangkal paha pada awal musim, pemain timnas Spanyol tersebut tetap mampu memberi kontribusi vital.

Performa Yamal semakin meningkat setelah mencetak hattrick ke gawang Villarreal pada Februari lalu. Sejak saat itu, ia menjadi motor utama permainan Barcelona hingga akhirnya mengantar klub meraih gelar juara beruntun.


Lini Tengah Impresif, Alternatif Serangan

Penyerang Barcelona, Marcus Rashford (belakang), merayakan gol pertama timnya bersama rekan-rekannya dalam pertandingan liga sepak bola Spanyol antara FC Barcelona melawan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 10 Mei 2026. (Josep LAGO / AFP)

Selain Yamal, lini tengah Barcelona juga ditopang performa impresif Pedri. Gelandang muda tersebut kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.

Di lini depan, kontribusi para pemain Barcelona juga cukup merata. Robert Lewandowski dan Ferran Torres memang belum tampil konsisten sepanjang musim, tetapi keduanya tetap mampu mencetak lebih dari 10 gol di LaLiga.

Tak hanya itu, Raphinha, Marcus Rashford, Fermín López, dan Dani Olmo juga berkontribusi besar lewat kombinasi gol dan assist sepanjang musim.

Keberhasilan Barcelona juga tak lepas dari kebangkitan beberapa pemain yang sempat diragukan. Eric Garcia dan Gerard Martín tampil solid dan membuktikan diri layak menjadi bagian penting skuad utama.


Real Madrid Melempem

Penyerang Barcelona, Ferran Torres, mencetak gol kedua timnya meski mendapat tekanan dari kiper Belgia Real Madrid CF bernomor punggung 01, Thibaut Courtois, dalam pertandingan liga sepak bola Spanyol antara FC Barcelona melawan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 10 Mei 2026. (Lluis GENE / AFP)

Di sisi lain, Real Madrid justru menjalani musim yang penuh kekecewaan. Pergantian pelatih dari Xabi Alonso ke Álvaro Arbeloa tidak mampu mengangkat performa Los Blancos.

Kehadiran Kylian Mbappé juga belum mampu membawa keseimbangan dalam permainan Madrid. Kombinasi Mbappe bersama Vinícius Júnior dan Jude Bellingham dinilai belum berjalan maksimal sepanjang musim.


Peran Kiper

Kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, harus meninggalkan lapangan karena menerima kartu merah usai melanggar penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, di luar kotak penalti dalam laga final Supercopa de Espana yang berlangsung di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Senin (13/1/2025) dini hari WIB. Meski bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 30 menit, Barcelona tetap mampu menang 5-2 atas Real Madrid dalam laga tersebut. (Haitham AL-SHUKAIRI / AFP)

Barcelona juga mendapat peningkatan besar di posisi penjaga gawang. Setelah sempat bergantung pada Marc-Andre ter Stegen dan veteran Polandia Wojciech Szczesny, Blaugrana kini menemukan sosok baru dalam diri Joan Garcia.

Kiper yang didatangkan dari RCD Espanyol tersebut langsung tampil impresif dengan catatan 15 clean sheet di LaLiga musim ini, terbanyak di kompetisi.


Kembali ke Camp Nou

Para pemain FC Barcelona merayakan kemenangan dalam pertandingan liga sepak bola Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 10 Mei 2026. Barcelona menang 2-0. (Lluis GENE / AFP)

Faktor penting lainnya adalah kembalinya Barcelona ke Camp Nou setelah renovasi stadion. Sejak kembali bermain di markas legendaris mereka pada November 2025, Barcelona belum terkalahkan di kandang dalam ajang LaLiga.

Atmosfer Camp Nou kembali menjadi senjata utama Blaugrana dalam perburuan gelar. Bahkan, Barcelona masih berpeluang menutup musim tanpa kehilangan satu poin pun di kandang apabila mampu mengalahkan Real Betis pada laga kandang terakhir musim ini.    

Sumber: AFP

Ribuan Fans Barcelona Tumpah Ruah! Rayakan Trofi La Liga di Camp Nou

Berita Terkait